Mahasiswa Paramadina menggelar talkshow Masa Depan Gen-Z, Mau Jadi Apa? di Sekolah Master, Depok. DOK Istimewa
Mahasiswa Paramadina menggelar talkshow Masa Depan Gen-Z, Mau Jadi Apa? di Sekolah Master, Depok. DOK Istimewa

Mahasiswa Universitas Paramadina Berikan Pencerahan pada Siswa Sekolah Master Bekal Setelah Lulus

Renatha Swasty • 20 Desember 2023 09:32
Jakarta: Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Falsafah dan Peradaban Universitas Paramadina membuka wawasan siswa kelas XII Sekolah Masjid Terminal (Master) Depok, Jawa Barat. Ada banyak peluang yang bisa diambil siswa setelah lulus.
 
“Kami hadir di Sekolah Master untuk memberi wawasan dan masukan untuk adik-adik bahwa  mereka mempunyai banyak peluang setelah lulus. Mereka bisa mempersiapkan dari sekarang,” ujar Ketua kelompok, Mohamad Reza Pahlevi, dalam talkshow Masa Depan Gen-Z, Mau Jadi Apa? di Sekolah Master melalui keterangan tertulis, Rabu, 20 Desember 2023.
 
Reza dan tujuh mahasiswa lainnya menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Sekolah Master. Mahasiswa yang juga terlibat adalah Maria Fatima Bona, Febri Indria Suryanti, Gunawan Widisono, Fatimah, Pratiwi Dwi Hapsari, Devani Sari dan Muaidin.

Reza menuturkan kegiatan ini untuk memberikan wawasan baru dan rasa optimisme masa depan kepada Gen Z, khususnya siswa Sekolah Master. Mereka membahas langkah-langkah yang harus diambil siswa Sekolah Master Indonesia setelah lulus sekolah.
 
Mulai dari memberi edukasi seputar peluang kerja di era digital, dunia kampus, dan strategi mendapat beasiswa dalam dan luar negeri, memperluas jaringan, hingga memanfaatkan peluang dan kesempatan. Kegiatan itu diikuti sekitar 50 siswa.
 
Kepala Sekolah Master, Sri Lestari, berharap kegiatan tersebut terus berlanjut. Dia juga berharap mahasiswa Universitas Paramadina bisa terlibat menjadi volunteer di Sekolah Master Indonesia.
 
“Kegiatan ini membuka wawasan siswa untuk langkah selanjutnya setelah lulus. Jadi kegiatan ini buat pencerahan bagi adik-adik di Sekolah Master, apalagi workshop ini diadakan oleh pihak luar sehingga mereka tidak bosan,” ucap dia.
 
Sekolah Master Indonesia merupakan sekolah alternatif yang diperuntukkan bagi anak kaum marjinal yang kesulitan memperoleh akses pendidikan, seperti anak jalanan, anak terlantar, anak disabilitas, dan anak yang berhadapan dengan hukum.
 
Sekolah ini tidak seperti sekolah pada umumnya yang didirikan oleh pemerintah. Bangunan berbentuk letter U tersebut terdiri dari tumpukan kontainer yang tersusun rapi sebagai ruang kelas dengan cat berwarna-warni pada bagian luar. Bangunan yang terlihat mencolok dari pemilihan warna terletak persis di belakang Terminal Depok, Jawa Barat.
 
Baca juga: Dari Sumut ke Jatim, Ini Cerita Awardee Beasiswa OSC Terbaik di UKWMS

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan