Yogyakarta: Fenomena ruang kelas yang sunyi di awal tahun ajaran baru kini menghantui SD Negeri Pendem, Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Sekolah ini mencatatkan realita pahit: tidak ada satu pun siswa baru yang mendaftar hingga masa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berakhir.
Kondisi ini memicu kekhawatiran serius terkait operasional sekolah ke depannya. Guru SD Negeri Pendem, Nugraheni Werdyaningsih, mengungkapkan bahwa minimnya populasi anak usia sekolah di sekitar lingkungan sekolah menjadi pemicu utama.
"Pihak sekolah menyebut, minimnya jumlah anak usia Sekolah Dasar di wilayah sekitar sekolah menjadi faktor utama, ditambah jarak antarsekolah yang berdekatan sehingga jumlah calon peserta didik baru tersebar," ujar Nugraheni di Yogyakarta, Jumat, 17 Juli 2026.
Dampak ketiadaan siswa baru ini tidak main-main. Besaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang bergantung pada jumlah siswa kini terancam menyusut drastis.
Hal ini berpotensi melumpuhkan kebutuhan operasional sekolah, mulai dari pembayaran listrik, gaji tenaga ekstrakurikuler non-ASN, hingga pemeliharaan gedung. Tak hanya operasional, nasib guru pun kini dalam ketidakpastian. Nugraheni menambahkan bahwa kondisi ini berdampak pada pemenuhan jam mengajar para pendidik.
"Selain itu pihak sekolah juga menyebut kondisi ini berpotensi mempengaruhi pemenuhan jam mengajar guru bersertifikasi. Sekolah masih menunggu kebijakan dari dinas pendidikan terkait langkah lanjutan termasuk kemungkinan penambahan jam mengajar di sekolah lain atau," jelas Nugraheni.
Penurunan jumlah murid di sekolah ini sebenarnya bukan barang baru. Tahun lalu, sekolah ini hanya menerima dua siswa baru.
Namun, absennya pendaftar tahun ini menjadi lonceng peringatan bahwa keberlangsungan pendidikan di wilayah tersebut berada di ambang krisis. Saat ini, SD Negeri Pendem hanya menyisakan 50 siswa yang tersebar dari kelas dua hingga kelas enam. (Putut Karangjati)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan