ilustrasi puasa.
ilustrasi puasa.

Niat Puasa Nisfu Syaban dan Keutamaannya

Muhammad Syahrul Ramadhan • 21 Januari 2026 11:12
Jakarta: Puasa Nisfu Syaban bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan sebuah amalan untuk membuka pintu ampunan Ilahi dan mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan.
 
Dalam berbagai riwayat, malam Nisfu Syaban dikenal sebagai Lailatul Maghfirah atau malam pengampunan. Rasulullah SAW bersabda bahwa pada malam tersebut, Allah SWT memperhatikan hamba-hamba-Nya dan mengampuni dosa seluruh makhluk-Nya, kecuali dua golongan orang yang menyekutukan Allah dan orang yang sedang bermusuhan.
 
Melaksanakan puasa pada hari Nisfu Syaban (tanggal 15 Syaban) menjadi bentuk nyata dari usaha seorang hamba untuk berada dalam kondisi suci dan taat saat catatan amalnya dilaporkan. Pada tahun ini, 15 Syaban 1447 Hijriah bertepatan dengan hari Selasa, 3 Februari 2026.

Niat Puasa Nisfu Syaban


Seperti ibadah puasa lainnya, puasa Nisfu Syaban harus diawali membaca niat. Berikut bacaan niatnya:  

نَوَيْتُ صَوْمَ فِي النِّصْفِ الشَّعْبَانِ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى
 
 Nawaitu shauma fi-n-nishfi-sy-sya'bani sunnata-lillahi ta'ala.
 
 Artinya: "Saya berniat puasa pada pertengahan bulan Syaban sunnah karena Allah Ta'ala.”
   

Keutamaan puasa Nisfu Syaban

Penghapus Dosa dan Pembuka Pintu Taubat 


Puasa adalah perisai. Dengan berpuasa di hari yang mulia ini, kita menunjukkan kesungguhan untuk bertaubat. Kondisi tubuh yang lapar dan haus cenderung melembutkan hati, sehingga memudahkan kita untuk merenungi kesalahan dan memohon ampunan dengan lebih khusyuk.

Latihan Menuju Ramadhan 


Puasa di pertengahan Sya'ban berfungsi sebagai latihan fisik dan mental. Dengan berpuasa sekarang, metabolisme tubuh mulai beradaptasi, sehingga saat memasuki hari pertama Ramadhan nanti, tubuh kita tidak lagi kaget dan bisa langsung fokus pada kualitas ibadah.
 

Waktu Mustajab untuk Berdoa 

Orang yang berpuasa memiliki waktu doa yang mustajab, terutama saat menjelang berbuka. Mengingat Nisfu Sya'ban adalah waktu di mana takdir tahunan sedang diproses, doa-doa yang dipanjatkan oleh orang yang berpuasa diharapkan memiliki bobot yang lebih besar di hadapan Allah SWT.
 
Selain itu, terdapat beberapa amalan yang dapat Sobat Medcom lakukan ketika sedang menjalani puasa Nisfu Sya’ban, amalan tersebut yaitu, membaca Al-Qur'an khususnya Surah Yasin sebanyak 3 kali setelah Maghrib dengan niat panjang umur dalam ketaatan, dijauhkan dari bala, dan kemandirian hati.
 
Amalan selanjutnya adalah memperbanyak istighfar, yaitu Memohon ampunan atas dosa-dosa yang disengaja maupun tidak. Amalan terakhir adalah menyambung silaturahmi, mengingat Allah tidak mengampuni mereka yang bermusuhan, maka malam Nisfu Sya'ban adalah waktu yang tepat untuk saling memaafkan.
 
(Fany Wirda Putri)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan