Jakarta: Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud, Nizam, menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2021. Dari tiga hari penyelenggaraan, dia menilai pelaksanaan UTBK tahun ini sudah jauh lebih baik dibanding tahun lalu.
Utamanya, kata Nizam, terkait protokol kesehatan. Menurutnya, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) sudah jauh lebih siap menyelenggarakan UTBK yang masih di tengah pandemi covid-19.
"(UTBK) tahun lalu penuh perdebatan. Alhamdullilah, kami dapat ditemukan solusinya penyelenggaraan dapat berjalan. Berdasarkan pengalaman itu, bahwa prokes yang ditetapkan panitia sukses," kata Nizam saat meninjau pelaksanaan UTBK di Universitas Indonesia, Jakarta, Rabu 14 April 2021.
Menurut Nizam penyelenggaraan UTBK tahun ini cenderung tenang dan minim permasalahan. "Klaster UTBK yang dikhawatirkan pun tidak terjadi. Itu modal besar kita dalam penyelenggaraan tahun ini," ujar Nizam.
Baca: Peleburan Kemenristek, Siapa Bakal Jadi Mendikbud-Ristek?
Tahun kemarin, kata Nizam, penyelenggara seperti 'akrobat' karena berbagai macam tantangan di kala awal pandemi. Pelaksanaan UTBK juga cenderung mengkhawatirkan berimbas pada banyaknya penyebaran covid-19.
"Alhamdulillah realita dari yang ditakutkan tidak terjadi. Tes tetap berjalan dengan sukses, dengan adanya protokol kesehatan," jelas dia.
Ketua Pelaksana LTMPT Budi Prasetyo pun menyebut, kesuksesan UTBK di tengah pandemi memang sangat bergantung pada protokol kesehatan. Perlu penegakan protokol kesehatan secara ketat kepada para peserta UTBK.
"Berkat kesuksesan tahun lalu, kami tahu prokes seperti apa yang harus ditegakkan. Pada saat pelaksaan tes harus seperti apa, bahkan dari tiba hingga pulang pun prokes peserta sudah tahu harus diatur seperti apa," tutur Budi.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan