Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Mata Pelajaran Ekonomi: Apa itu Indeks Harga?

Medcom • 30 Juni 2022 17:42
Jakarta:  Sobat Medcom pasti pernah merasakan kenaikan harga bahan pokok makanan maupun harga bahan bakar? terutama pada hari-hari tertentu seperti saat hari raya.  Kenaikan maupun penurunan harga tersebut memiliki alasan tertentu, untuk itu dibutuhkan indeks untuk membandingkan beberapa variabel harga di waktu yang berbeda. 
 
Indeks harga adalah skala persentase yang digunakan dalam pengukuran perubahan tingkat harga dari satu waktu ke waktu lain.  Dilansir dari laman Zenius, di beberapa negara, indeks harga digunakan untuk mengukur inflasi. Masing-masing indeks berfokus pada kumpulan harga barang/jasa dalam segmen ekonomi tertentu.
 
Menurut Ensiklopedia Britanicca, indeks harga awalnya digunakan untuk mengukur perubahan biaya hidup untuk menentukan kenaikan upah. Kemudian indeks digunakan secara ekstensif untuk memperkirakan perubahan harga di waktu tertentu serta mengukur inflasi dan deflasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di Indonesia, Indeks ditentukan dari hasil pengumpulan data BPS (Badan Pusat Statistik) yang memberikan bobot (weighted) pada setiap barang/jasanya berdasarkan tingkat prioritas. Barang/jasa dengan prioritas utama akan diberi bobot yang besar dan begitu juga sebaliknya, barang/jasa dengan prioritas rendah akan diberikan bobot yang kecil.

Jenis-Jenis Indeks Harga

1. Indeks Harga Konsumen (IHK)

Indeks Harga Konsumen menunjukkan perubahan harga jasa/barang yang dikonsumsi konsumen di periode waktu tertentu. Data yang didapatkan mengikuti pola konsumsi dari para konsumen sehingga selalu berubah. Indeks Harga Konsumen juga dapat digunakan sebagai indikator inflasi loh Sobat Medcom.

2. Indeks Harga Produsen (IHP)

Indeks Harga Produsen merupakan perubahan harga barang/jasa yang dibeli oleh produsen atau pedagang besar dalam periode waktu tertentu.  IHP tidak ditentukan dalam satuan kecil tetapi dalam ukuran borongan atau jumlah yang besar. 
 
Yang membedakan IHP dan IHK adalah IHP melakukan perhitungan tingkatan harga pada masa awal distribusi. Sedangkan IHK melakukan perhitungan pada tingkatan harga eceran.

3. Indeks Harga Petani

Indeks Harga Petani adalah harga yang harus dibayar atau diterima oleh petani, baik biaya produksi, pajak maupun upah. Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian besar masyarakatnya adalah petani, sehingga pemerintah menetapkan indeks khusus untuk para petani.

4. Indeks Harga Implisit (Deflator GNP/ Produk Nasional Bruto)

Indeks harga implisit adalah metode perbandingan antara pertumbuhan ekonomi (produk nasional bruto) nominal dan pertumbuhan ekonomi (produk nasional bruto) nyata/riil. Indeks harga implisit memiliki peranan penting dalam menentukan tingkat inflasi di suatu negara. Oleh harena itu GNP riil dapat dihitung secara maksimal. (?Syeha Alhaddar)
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif