Ilustrasi kuliah. Medcom.id
Ilustrasi kuliah. Medcom.id

Ingin Masuk Partai Mahasiswa Indonesia, Mahasiswa Diminta Tak Berpolitik Praktis di Kampus

Pendidikan partai politik Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi Kemendikbudristek Partai Mahasiswa Indonesia
Ilham Pratama Putra • 25 April 2022 12:36
Jakarta: Boleh tidaknya mahasiswa masuk Partai Mahasiswa Indonesia menjadi perbincangan publik. Plt Dirjen Pendidikan Tinggi (Diktiristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nizam tak mempermasalahkan mahasiswa terlibat dalam partai tersebut.
 
Namun, Nizam mengingatkan mahasiswa tak boleh berpolitik praktis di kampus. "Kampus tempat bagi semua untuk belajar, mencari kebenaran yang tentu idealnya kebal terhadap politik praktis,” tegas Nizam di Gedung Kemendikbudristek, Senin, 25 April 2022.
 
Nizam juga mengingatkan mahasiswa yang ingin masuk partai itu tak boleh membawa nama almamater ke dalam partai. Hal itu untuk menghindarkan nama kampus terseret dalam partai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kepentingan kita menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kampus. Kampus tempat bagi semua untuk belajar," tutur dia.
 
Partai Mahasiswa Indonesia pertama kali disebut oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat aksi demo 21 April 2022. Partai ini diketahui telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sesuai keputusan Kemenkumham dalam dokumen dengan nomor M.HH-6.AH.11.01 Tahun 2022 Tanggal 21 Januari 2022.
 
Partai berlambang topi toga itu dinilai sudah bisa ikut Pemilu 2024 lantaran sudah diakui negara dan sudah berbadan hukum. Partai Mahasiswa Indonesia diketuai Eko Pratama.
 
Baca: Kemendikbudristek: Tak Masalah Mahasiswa Gabung Partai Mahasiswa Indonesia
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif