Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PDT) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Samsul Widodo. Zoom
Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PDT) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Samsul Widodo. Zoom

Dana Desa Boleh Digunakan untuk Penyediaan Internet Mendukung PJJ

Pendidikan dana desa Pembelajaran Daring
Muhammad Syahrul Ramadhan • 27 Juli 2020 16:18
Jakarta: Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PDT) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Samsul Widodo menyebut dana desa bisa digunakan untuk mendukung Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Misalnya, dialokasikan untuk pengadaan jaringan internet.
 
Samsul mengatakan, hal ini sesuai dengan Permendes Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020. Dana desa dapat digunakan untuk meningkatakan akses internet dan digitalisasi desa sesuai musyawarah desa.
 
"Kemendes kontribusi dari dana desa, saat ini dana desa bisa dipakai untuk memasang hotspot (Wifi) di desa-desa, tapi kuncinya adalah bagaimana musyawarah desa mengambil keputusan itu," kata Samsul dalam webinar solusi pembelajaran daring, Senin, 27 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia pun berharap kepala sekolah dan juga warga bisa mendorong adanya musyawarah bersama tersebut di masing-masing desa yang memang kesulitan akses internet untuk PJJ. Dengan begitu, konten-konten yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Rumah Belajar bisa diakses dan diunduh, atau mengikuti pembelajaran daring.
 
Baca:Siswa di Papua Belajar ke Sekolah Bergantian
 
"Kemendikbud sudah cukup lengkap,banyak subtansi bisa diunduh, cuma bagaimana menbawa materi tersebut kalau tidak punya akses internet, ini sebenarnya yang kami saat ini mendiskusikan mendorong dana desa meringankan beban terkait koneksi internet," tuturnya.
 
Ia menyampaikan, saat ini Kemendes PDT tengah membahas penggunaan dana desa untuk mendukung PJJ. Terutama, untuk desa-desa dimana siswa mengalami kesulitan gawai dan akses internet.
 
"Kami sedang mendiskusikan untuk mewujudkan akses internet di daerah-daerah yang memang selama ini akses internetnya kurang. Kami juga mendapatkan informasi banyak murid yang kesulitan mendapatkan media pembelajaran dengan smartphone dan sebagainya, ini sebenarnya menjadi kunci keprihatinan," ujarnya.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif