Ilustrasi.Guru mendampingi belajar siswa yang terkendala internet. istimewa
Ilustrasi.Guru mendampingi belajar siswa yang terkendala internet. istimewa

Kemendikbud Pertimbangkan Beri Penghargaan untuk Guru Inovatif

Pendidikan Kualitas Pendidikan Kualitas Guru
Ilham Pratama Putra • 13 Mei 2020 21:23
Jakarta: Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Iwan Syahril mempertimbangkan untuk memberi penghargaan kepada guru-guru yang inovatif. Mekanisme penghargaannya saat ini tengah dikaji.
 
"Penghargaan bisa lebih kepada guru yang bisa menangani masalah tersulit di profesinya. Kita memikirkan ada mekanisme seperti itu dalam (penilaian) kompetensi," kata Iwan dalam Konferensi Video, Rabu, 13 Mei 2020.
 
Dia memberi analogi seorang dokter jantung. Kemampuan tertinggi yang dimiliki dokter jantung tentu saat menangani operasi jantung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika dikonversikan pada profesi guru, kata dia, maka guru yang kompeten adalah yang bisa melalui masalah tersulit saat mengajar di daerah tertinggal, terpencil dan terluar (3T). Dalam proses penanganan itulah seorang guru akan dapat dinilai.
 
"Dalam proses jenjang karirnya itu ditugaskan di sekolah yang situasi lebih sulit. Saat dia mampu, dengan inovasinya, itu yang dibutuhkan. Itu yang kita harapkan dan mampu menjadi guru penggerak," jelasnya.
 
Baca:Kejar Peningkatan Kualitas, Pendidikan Profesi Guru Bakal Diperkuat
 
Menurut Iwan, cara pandang terhadap kompetensi guru tidak melulu dalam konteks birokratis. Esensi menilai kompetensi justru bisa dari sejauh mana guru tersebut menangani kondisi sulit.
 
"Penghargaan bisa lebih kepada guru yang bisa manangani masalah tersulit di profesi," terangnya.
 
Menurut Iwan, ekosistem pembangunan karakter guru inilah yang perlu dibangun. Kemampuan berinovasi dalam menghadapi kesulitan profesi akan menggerakkan kualitas pendidikan serta memacu guru lain untuk berkembang.
 
"Bagaimana ekosistem ini nanti menjadi tata kelola regulasi untuk diarahkan ke sana dan memberikan reward pada guru. Ini perlu kita ubah, dikatakan profesional itu yang mengedapankan inovasi," terangnya.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif