Ilustrasi USBN. Foto: Antara
Ilustrasi USBN. Foto: Antara

Nadiem Pastikan Dampingi Sekolah Terapkan Penilaian Baru

Pendidikan Ujian Nasional
Muhammad Syahrul Ramadhan • 13 Desember 2019 13:10
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memastikan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dikembalikan penyelenggaraannya 100 persen ke sekolah. Untuk itu, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memberi pendampingan untuk sekolah yang mau bergerak untuk menggunakan model penilaian baru hasil belajar.
 
"Kita akan selalu senantiasa memberikan contoh-contoh dari Mendikbud ini loh penilaian yang lebih baik, ini contoh-contoh dari berbagai macam sekolah di Indonesia untuk melakukan penilaian yang lebih baik," kata Nadiem dalam Raker Komisi X, Senayan, Jakarta, Kamis, 12 Desember 2019.
 
Eks Bos Gojek ini menyebut, kewenangan pelaksanaan ujian sekolah yang diserahkan 100 persen ke sekolah ini akan memacu guru berpikir, tidak hanya menunggu dari pusat untuk membuat model ataupun soal penilaian. Sehingga rasa tanggung jawab sekolah semakin meningkat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dia dipaksa berpikir dengan kebebasan dan kemerdekaan itu dia juga punya rasa tanggung jawab dan ownership-nya meningkat. sehingga dia harus mencari cara dia sendiri untuk melakukan penilaian tersebut," ujarnya.
 
Meski begitu Menteri 35 tahun ini ogah memaksa semua sekolah menggunakan ataupun mengkreasi sendiri model penilaian. Sekolah bebas menentukan ambil soal dari bank soal, maupun Kemendikbud.
 
"Bagi yang belum siap bagian masih mau belajar menggunakan cara-cara penilaian baru, silakan. Tidak ada paksaan. Tapi itu adalah haknya sekolah," ujarnya.
 
Sebelumnya, Nadiem memastikan penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dikembalikan sepenuhnya kepada sekolah. Tak ada lagi titipan soal jangkar, bahkan sekolah diberi kebebasan menentukan bentuk penilaian untuk kelulusan siswa.
 
"Untuk 2020 USBN itu akan diganti, dikembalikan kepada esensi undang-undang Sisdiknas Sistem Pendidikan Nasional), kepada semua sekolah untuk menyelenggarakan ujian kelulusannya sendiri," kata Nadiem ketika menyampaikan Empat Kebijakan Pendidikan "Merdeka Belajar", di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif