Peluncuran Buku PAI untuk sekolah di 2020.  Foto: Kemenag/Humas
Peluncuran Buku PAI untuk sekolah di 2020. Foto: Kemenag/Humas

Buku Pelajaran PAI 2020 Siap Digunakan di Sekolah

Pendidikan Pendidikan Agama
Intan Yunelia • 16 Desember 2019 13:19
Jakarta: Kementerian Agama (Kemenag) merilis Buku Teks Pendidikan Agama Islam (PAI) yang akan digunakan di sekolah tahun 2020. Peggunaan buku ini diharapkan dapat dibarengi dengan peningkatan peran guru PAI yang sangat penting dalam membangun karakter tangguh, bahkan mampu mengendalikan paham keagamaan agar tidak intoleran.
 
"Guru PAI juga berperan mengendalikan paham keagamaan yang intoleran melalui pendidikan agama Islam yang mencerdaskan," kata Menteri Agama, Fachrul Razi dalam siaran pers yang diterima Medcom.id, Senin, 16 Desember 2019.
 
Sikap moderat harus terus dikembangkan di Indonesia. Sebab esensi kehadiran agama Islam adalah menjaga harkat martabat manusia dan membawa misi damai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tak hanya itu, Indonesia juga merupakan negara yang sangat menjunjung tinggi penghargaan atas keberagaman. Karenanya, sikap saling menghargai dan menjunjung toleransi sangat penting bagi setiap warga negara, khususnya dalam menjalankan keyakinan agamanya masing masing.
 
"Moderasi beragama masih menjadi pekerjaan besar kita, khususnya di lingkungan dunia pendidikan melalui PAI, termasuk pendidikan budi pekerti. Islam adalah agama keseimbangan dan rahmatan lil Alamin," ujarnya.
 
Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin mengatakan, buku teks PAI untuk sekolah merupakan produk legacy kemajuan pendidikan Islam di Indonesia. Buku PAI disusun dengan mempertimbangkan tiga hal sebagai distingsi.
 
Pertama, buku tersebut memberikan pemahaman yang benar kepada anak-anak agar dapat membentuk pribadi muslim yang saleh dan bisa menjalankan agamanya dengan baik. Kedua, menanamkan kepada anak-anak bagaimana fungsi agama dapat mempererat hubungan sosial, saling menghargai perbedaan ras dan agama, sehingga terbentuk individu yang toleran dan religius.
 
Ketiga, guru harus atraktif dan interaktif, sehingga pesan dan isi dari buku tersebut dapat disampaikan dengan menarik. “Pendidikan Agama Islam di sekolah tidak hanya membuat anak-anak itu pintar, tapi harus dapat membentuk kepribadian anak sesuai dengan perkembangan zaman. Buku PAI yang baik harus dapat membawa guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan," tandasnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif