Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. Kemendikbudristek
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. Kemendikbudristek

Menteri Nadiem Ajak Mahasiswa Ikut PMM, Rasakan Kuliah Beda Pulau

Pendidikan Perguruan Tinggi Kemendikbudristek Mahasiswa Pertukaran Mahasiswa
Renatha Swasty • 11 Mei 2022 14:58
Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali menyelenggarakan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Angkatan Kedua.
Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim, mengajak mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia berpartisipasi dan berkontribusi di PMM 2.
 
“Saya ingin mengajak adik-adik mahasiswa di seluruh Indonesia, khususnya yang sekarang duduk di semester 3, 5, dan 7 untuk mendaftar Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 2,” kata Nadiem dalam keterangan tertulis, Rabu, 11 Mei 2022.  
 
PMM merupakan salah satu program unggulan dari Ditjen Diktiristek yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa menggunakan hak belajar di luar program studi dan perguruan tinggi asal. Mahasiswa PMM 2 akan melaksanakan proses pembelajaran dalam kebinekaan untuk semester 3, 5, atau 7 di perguruan tinggi yang berada di klaster pulau berbeda dari perguruan tinggi pengirim dan domisili asal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nadiem menyebut melalui PMM akan tercipta ruang jumpa dinamis antara mahasiswa, dosen, dan perguruan tinggi. Khususnya melalui kegiatan akademik dan nonakademik tentang keberagaman budaya wilayah setempat.
 
“Ruang jumpa ini merupakan salah satu ciri khas PMM 2. Saya yakin adik-adik mahasiswa yang ikut program adalah pelajar Pancasila, calon pemimpin yang akan mendorong pemulihan dari pandemi lalu membawa Indonesia melompat ke masa depan,” tutur dia.
 
Nadiem menekankan pentingnya belajar di luar kampus sebagai hak bagi mahasiswa. Dia meminta pimpinan perguruan tinggi memfasilitasi mahasiswa mengikuti program-program MBKM termasuk PMM 2.
 
Hal itu agar mahasiswa Indonesia mendapatkan pengetahuan relevan yang akan mempersiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan. Nadiem yakin peluang tersebut dapat melatih keterampilan (skills) kepemimpinan.
 
Sebab, di lokasi penempatan mahasiswa akan bertemu dengan lingkungan dan budaya baru, berkenalan dengan teman-teman baru, serta berhadapan dengan tantangan-tantangan baru. Nadiem menyebut ketangguhan mahasiswa akan diuji.
 
“Kalian ditantang menjadi pemimpin bagi diri sendiri yang mampu mengambil keputusan yang tepat dan bijak di tengah kondisi yang berbeda,” ucap dia.
 
Dia menuturkan seorang pemimpin juga harus bisa berkolaborasi dan bergotong royong, menghargai perbedaan, dan mencintai keragaman yang ada di masyarakat. Hal-hal ini akan dihadapi peserta ketika menjalani kuliah di luar daerah asal dan mahasiswa akan menjadi penebar nilai-nilai toleransi dan kebersamaan yang menguatkan semangat kebinekaan global.
 
Nadiem menuturkan ciri khas PMM 2 lainnya, kegiatan Modul Nusantara memiliki nilai bobot 4 sistem kredit semester (SKS). Kegiatan tersebut akan memberikan pengalaman kebinekaan yang dikemas dalam beberapa kegiatan khusus.

Kegiatan dalam Modul Nusantara terdiri atas kebinekaan, yaitu

  1. Aktivitas eksplorasi keanekaragaman budaya, agama, dan sejarah di kawasan perguruan tinggi penerima
  2. Inspirasi yang diselenggarakan untuk menggali inspirasi dari figur-figur inspirasi daerah
  3. Refleksi melalui diskusi, gelar wicara (talk show), dokumentasi, dan tulisan
  4. Kontribusi sosial yang dilakukan dengan beragam aktivitas.
“Saya tunggu partisipasi dan kontribusi kalian di program PMM Angkatan 2. Bertukar sementara, bermakna selamanya, untuk Indonesia (yang) Merdeka Belajar,” kata Nadiem.
 
Masyarakat dapat mengakses informasi lebih lanjut melalui instagram PMM, @pertukaranmahasiswamerdeka; laman PMM https://program-pmm.id; dan surat elektronik PMM pmm-01@kemdikbud.go.id.
 
Baca: Kemendikbudristek: Pertukaran Mahasiswa Merdeka untuk Merajut Indonesia
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif