Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto dalam Festival Sekolah Menyenangkan. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto dalam Festival Sekolah Menyenangkan. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

SMK Diminta Ubah Mindset Pembelajaran, Jangan Sekadar Hardskills

Pendidikan Pendidikan Vokasi Metode Pembelajaran Vokasi SMK
Ilham Pratama Putra • 20 Desember 2021 11:44
Jakarta: Praktik pembelajaran secara kognitif dinilai tidak efektif lagi bagi pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Bahkan, banyaknya praktik kognitif dinilai hanya mampu membentuk kemampuan hardskills siswa.
 
Dirjen Pendidikan Vokasi (Diksi) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Wikan Sakarinto menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, pemupukan hardskills dengan porsi besar, justru bisa berdampak kurang baik bagi pelajar SMK.
 
"Saya melihat ini adalah pangkal SMK dan vokasi enggak maju-maju," ujar Wikan dalam Festival Sekolah Menyenangkan, Senin, 20 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kemendikbudristek Minta Pelajar Tak Ragu Masuk Prodi D4
 
Menurut dia pola pikir SMK maupun pendidikan vokasi lainnya harus diubah. Pembelajaran yang diperkuat tidak hanya sekadar hardskills.
 
"Jadi ini mesti direvitalisasi mindsetnya ini masih memberikan penguatan hardskills," tutur Wikan.
 
Wikan menambahkan, penguatan hardskills pun kadang tak berbasis pada praktik nyata. Melainkan, hanya proyek simulasi.
 
"Proyeknya bukan yang nyata lagi. Tapi Sumulasi. Ini kan enggak ada tantangannya, jadi ini harus kita merubah mindset guru, kepala SMK-nya," tutup Wikan.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif