Nadiem saat berdialog dengan guru di salah satu sekolah di Bogor. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama
Nadiem saat berdialog dengan guru di salah satu sekolah di Bogor. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama

Nadiem Bakal Verifikasi Ulang Ormas yang Lolos POP

Pendidikan Kebijakan pendidikan Merdeka Belajar
Ilham Pratama Putra • 30 Juli 2020 16:59
Bogor: Sebanyak 156 organisasi masyarkat (ormas) dinyatakan telah lolos dalam Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Namun pihak Kemendikbud menjanjikan bakal melakukan verifikasi ulang terhadap ormas yang lolos tersebut.
 
"Kami sedang evaluasi dan berjalan dalam tiga sampai empat minggu. Kami akan recheck lagi, untuk memastikan setiap organisasi yang sudah diverifikasi untuk direverifikasi, memastikan bahwa mereka itu organisasi yang kredibel, dengan integritas yang tinggi, dengan values yang baik," ujar Nadiem saat kunjungan kerja di SMP Muhammadiyah Bogor, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Bahkan pihaknya bakal melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam evaluasi POP tersebut. Hal ini guna menjaga POP dapat berjalan dengan efektif meski di tengah pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Beda Suara di Internal Muhammadiyah Terkait POP
 
Artinya, tak ada ormas yang benar-benar aman meski telah lolos POP. Di minggu terakhir evaluasi Kemendikbud akan memberikan pengumuman kembali terkait POP.
 
"Kami akan memberi jawaban apakah perlu timing-nyaditunda atau tidak. Apakah kita masih jalan atau tidak. Tapi yang pasti program ini harus maju ke depan, karena banyak semangat yang sudah lolos. Tapi kami di Kemendikbud sangat penting untuk belajar dari pergerakan pendidikan," terangnya.
 
Lebih lanjut, kepada ormas yang sebelumnya menyatakan mundur seperti LP Ma'arif Nahdatul Ulama (NU), Majelis Dikdasmen Muhammadiyah dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) diminta untuk bersabar melihat hasil evaluasi ini. Nadiem berharap tiga organisasi besar itu dapat mendukung POP secara penuh.
 
"NU, muhammadiyah, PGRI, untuk bisa mendukung program ini dan memberikan masukan bagaimana untuk menyempurnakan program ke depan. Jadi insya Allah kita bisa bersatu lagi, dan menjadikan mimpi kita menjadi penerus bangsa jadi realita," pungkas Nadiem.
 

(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif