Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Dunia Pendidikan Amat Diharapkan Jadi Agen Perubahan Penanganan Covid-19

Pendidikan pendidikan Virus Korona
Ilham Pratama Putra • 11 September 2020 17:36
Jakarta: Ketua Subbidang Edukasi Perubahan Perilaku, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Harris Iskandar berharap banyak dari dunia pendidikan dalam mengatasi pandemi virus korona (covid-19). Dunia pendidikan dipercaya dapat menjadi agen perubahan penanganan covid-19.
 
Caranya, kata Harris, insan pendidikan harus paham konsep memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M). Ketika warga dunia pendidikan menjalankan konsep ini dengan benar, maka dipercaya satu per tiga masalah covid-19 di Indonesia bisa selesai.
 
"Kalau komunitas pendidikan ini beres, berarti satu per tiga masalah negeri ini bisa selesai," kata Harris dalam Bincang Sore Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jumat, 11 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Jokowi Instruksikan Universitas Terapkan Standar Kenormalan Baru
 
Dia menyebut, betapa pentingnya warga pendidikan paham konsep 3M. Sebab, pengaruh warga pendidikan bisa berdampak sangat besar. Ia mengkalkulasi, jumlah peserta didik dan guru sekitar 72 juta orang. Jumlah ini belum ditambah anggota keluarga yang diestimasi sebanyak lebih dari 42 juta orang.
 
"Insyaallah mereka akan jadi agen perubahan protokol kesehatan," sambung Harris.
 
Dengan jumlah massa sebanyak itu, ia optimistis bakal menang melawan virus. Pihaknya bakal terus berkomitmen untuk membentuk kesadaran 3M.
 
"Melalui media, kampanye, webinar, lomba dan sayembara. Ini kegiatan sudah banyak ongoing. Dan saya lihat di Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) juga Kemenag (Kementerian Agama) sudah berjalan," ujar dia.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif