Melansir laman National Geographic, bulan Januari 2026 menjanjikan pemandangan langit yang spektakuler, terutama bagi para pemburu bintang dan astrofotografer. Berikut daftar fenomena langit wajib ditonton sepanjang Januari 2026:
Fenomena astronomi Januari 2026
1. Supermoon pertama di tahun baru (3 Januari)
Hanya berselang dua hari setelah pergantian tahun, kita akan disambut oleh supermoon yang dramatis. Fenomena ini terjadi ketika bulan purnama berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi (perigee), membuatnya tampak 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dari biasanya. Waktu terbaik untuk menikmatinya adalah saat bulan baru saja terbit di ufuk timur saat matahari terbenam.2. Puncak hujan meteor Quadrantid (2-3 Januari)
Hujan meteor tahunan ini akan mencapai puncaknya pada malam tanggal 2 hingga 3 Januari. Sayangnya, tahun ini cahaya terang dari supermoon akan sedikit mengganggu pengamatan, sehingga hanya meteor-meteor paling terang (sekitar kurang dari 10 per jam) yang mungkin terlihat. Waktu terbaik untuk mencoba peruntungan melihatnya adalah saat dini hari sebelum fajar.Baca Juga :
Objek Misterius dari Luar Tata Surya, NASA Konfirmasi Komet Antarbintang Terbesar yang Pernah Terdeteksi
3. Oposisi Jupiter (9-10 Januari)
Ini adalah momen yang paling ditunggu. Pada 9-10 Januari, Jupiter akan mencapai posisi oposisi, di mana Bumi berada tepat di antara Matahari dan Jupiter. Pada momen ini, Jupiter berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi sejak Desember 2024, dan tidak akan sedekat ini lagi hingga 2027 nanti. Planet ini akan terlihat sangat terang dan besar di langit timur saat senja, membentuk formasi segitiga dengan bintang Sirius dan sabuk Orion.4. Bintang 'Tahun Baru' Sirius (1 Januari)
Tepat di malam tahun baru, bintang paling terang di langit malam, Sirius, akan mencapai titik tertingginya tepat setelah tengah malam. Dijuluki "Bintang Tahun Baru", Sirius akan bersinar terang di langit selatan, ditemani oleh Jupiter dan rasi bintang Orion.5. Konjungsi Bulan dan Planet (Akhir Januari)
Menutup bulan Januari, langit akan dihiasi oleh tarian benda langit. Pada 22-23 Januari, Bulan sabit akan tampak berdekatan dengan Saturnus dan Neptunus. Kemudian pada 30-31 Januari, Bulan akan kembali berduet (konjungsi) dengan Jupiter sepanjang malam.Selain fenomena di atas, Januari juga merupakan bulan terbaik untuk mengamati rasi bintang Orion sang pemburu yang ikonik, yang akan terlihat jelas hampir sepanjang malam. Jadi, jangan lupa siapkan teleskop atau sekadar mata telanjang untuk menikmati keindahan langit awal tahun ini ya, Sobat Medcom! (Sultan Rafly Dharmawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News