Ilustrasi SMK. DOK Kemendikbudristek
Ilustrasi SMK. DOK Kemendikbudristek

Kurikulum Merdeka Disebut Permudah Implementasi Kemitraan Antara SMK dan Dunia Kerja

Ilham Pratama Putra • 12 Agustus 2022 17:20
Jakarta: Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) juga menerapkan Kurikulum Merdeka. Keberadaan Kurikulum Merdeka di sekolah vokasi dinilai mempermudah implementasi kemitraan antara SMK dan dunia kerja.
 
"Kurikulum Merdeka yang diterapkan di SMK membuat implementasi kemitraan dan penyelarasan satuan pendidikan vokasi dengan dunia kerja sangat dimungkinkan," tutur Dirjen Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Kiki Yuliati di Gedung Kemendikbudristek, Jumat, 12 Agustus 2022.
 
Kiki menjelaskan Kurikulum Merdeka yang diterapkan di SMK memungkinkan satuan pendidikan menyesuaikan kurikulum yang diajarkan di sekolah. Tentunya, kurikulum yanng dibangun dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri di masing-masing daerah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Apalagi kini sangat dimungkinkan menghadirkan guru tamu atau praktisi dari industri untuk mengajar di sekolah," tutur dia.
 
Kiki menyebut saat ini pemerintah tengah serius meningkatkan kualitas SDM Indonesia melalui pendidikan dan pelatihan vokasi. Komitmen tersebut diwujudkan dengan terbitnya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revialisasi SMK, dilanjutkan dengan Perpres Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi.
 
“Melalui terbitnya Perpres ini upaya pengembangan pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi menjadi tanggung jawab bersama antar kementerian atau lembaga dan juga Kamar Dagang dan Industri (Kadin),” kata Kiki.
 
Baca juga: Hubungkan Lulusan Vokasi dan Dunia Kerja, Kemendikbudristek Gandeng 11 Industri

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif