Uji Publik Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual. DOK Unnes
Uji Publik Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual. DOK Unnes

Unnes Gelar Seleksi Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual

Renatha Swasty • 26 Juli 2022 11:18
Jakarta: Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyelenggarakan Uji Publik Panitia Seleksi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di lingkungan kampus. Sebanyak 7 orang dari unsur dosen, tendik, maupun mahasiswa bakal dipilih dari 10 calon.
 
Calon anggota panitia seleksi pada uji publik ini merupakan individu terpilih dan memiliki integritas tinggi. Uji publik ini merupakan komitmen Unnes untuk menjalankan Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi.
 
Setelah uji publik rampung, calon akan dipilih dan diresmikan sebagai panitia seleksi tetap. Panitia inilah yang bakal menyaring anggota Satgas Kekerasan Seksual untuk periode 2022-2024.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rektor Unnes Fathur Rokhman menyebut pihaknya sangat berkomitmen dalam kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Sehingga, terbitlah Peraturan Rektor Nomor 7 Tahun 2021 tentang kebijakan tersebut pada 9 Desember 2021.
 
Peraturan Rektor ini menjadi dasar pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual. Fathur juga mengatakan Unnes sangat berkomitmen dalam persoalan kekerasan seksual.
 
“Kami serius dalam urusan ini dalam upaya membangun kampus pendidikan yang bermartabat dan berkeadaban, serta terbebas dari tindakan kekerasan seksual,” kata Fathur.
 
Fathur menyebut Unnes sebagai garda depan penjaga norma dan tata nilai. Unnes memiliki komitmen yang tegas dalam menangani kekerasan seksualitas di lingkungan kampus.
 
Hal itu agar suasana akademik di Unnes nyaman dan aman bagi mahasiswa. "Sehingga dapat berkembang dengan penuh prestasi,” kata Fathur.
 
Baca juga: Dijanjikan Lancar Skripsi, 10 Mahasiswa Universitas Mataram Jadi Korban Pelecehan Seksual

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif