Ilustrasi TNI. Branda Antara
Ilustrasi TNI. Branda Antara

Mau Daftar Akmil 2022? Simak Jadwal, Syarat, dan Alur

Pendidikan TNI AD Penerimaan Mahasiswa Baru Mahasiswa
Medcom • 26 April 2022 13:14
Jakarta: Akademi Militer atau Akmil merupakan sekolah yang dikhususkan untuk mencetak calon Tamtama, Bintara, dan Taruna TNI AD. Selama empat tahun, mahasiswa akan ditempa menjadi garda terdepan pertahanan Indonesia.
 
Layaknya Sekolah Kedinasan, Akmil membebaskan mahasiswanya dari biaya kuliah. Setelah lulus dari sekolah ini, mahasiswa juga akan dilantik menjadi perwira TNI AD berpangkat Letnan Dua dan diberi gelar akademis S.T.Han.
 
Terdapat lima macam bidang ilmu yang bisa dipilih, yaitu Teknik Sipil Pertahanan, Teknik Mesin Pertahanan, Teknik Elektro Pertahanan, Manajemen Pertahanan, dan Administrasi Pertahanan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada 2022, Akmil kembali membuka pendaftaran untuk pemuda terbaik di seluruh Indonesia. Berikut informasi lengkapnya yang dikutip dari laman Ruangguru:

Jadwal Pendaftaran

  1. Pendaftaran online: 3 Januari - 16 Mei 2022
  2. Pendaftaran ulang dan validasi: 17 - 27 Mei 2022
  3. RIK/Uji Sub Panda: 30 Mei - 14 Juni 2022
  4. RIK/Uji Panda: 20 - 29 Juni 2022
  5. RIK/Uji Akademik: 30 Juni - 1 Juli 2022
  6. RIK/Uji Panpus: 7 -28 Juli 2022
  7. Pembukaan Pendidikan Gelombang I: 1 Agustus 2022

Persyaratan Umum

  1. Warga negara Indonesia
  2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945
  4. Berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 1 Agustus 2022
  5. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia (dilengkapi pada saat calon mengikuti pemeriksaan psikologi)
  6. Sehat jasmani dan rohani
  7. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap

Persyaratan Khusus

  1. Laki-laki, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI
  2. Lulusan SMA/MA 2018, program IPA dan IPS, dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 46,00
  3. Lulusan SMA/MA 2019, program IPA dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 47,50 dan IPS dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 42,00
  4. Lulusan SMA/MA 2020, program IPA nilai rata-rata raport semester I s.d VI terdiri dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika minimal 70 dan tidak ada nilai di bawah 60; program IPA nilai rata-rata raport semester I s.d VI terdiri dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Geografi, Sosiologi dan Ekonomi minimal 75 dan  tidak ada nilai di bawah 60
  5. Lulusan SMA/MA 2021, program IPA dan IPS nilai rata-rata raport dati kelas X s.d. XII terdiri dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika minimal 75 dan tidak ada nilai dibawah 65
  6. Lulusan SMA/MA 2022, program IPA dan IPS nilai rata-rata minimal UAN akan ditentukan kemudian
  7. Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 160 cm serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku
  8. Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 1 (satu) tahun setelah selesai pendidikan pertama
  9. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun
  10. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
  11. Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi administrasi, kesehatan, jasmani, litpers, psikologi, dan akademik

Persyaratan Tambahan

  1. Harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apa pun, kapan pun dan di mana pun
  2. Tidak berlaku nilai remedial dan bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud atau Disdik Kota/Kabupaten
  3. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat
  4. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama
  5. Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif

Materi Seleksi

  1. Pengecekan Awal terdiri dari seleksi Administrasi, Kesehatan I, Parade, Jasmani berupa lari 12 menit, pull up, renang 50 meter, dan pemeriksaan postur tubuh.
  2. Selanjutnya, RIK/Uji Panda yang terdiri dari seleksi Administrasi, Kesehatan II, RIK/Uji Jasmani (Garjas A, B, renang dan postur), Litpers, Psikologi, Akademik, dan Sidang Panda
  3. Terkahir, RIK/Uji Pusat yang terdiri dari seleksi Administrasi, Kesehatan III, Jasmani, Litpers, Psikologi II (Psi Lapangan), dan Sidang Panpus

Alur Pendaftaran

  1. Lakukan pendaftaran Online Taruna Akmil melalui website https://rekrutmen-tni.mil.id sesuai batas waktu yang telah ditentukan. (Bagi calon yang belum memahami cara mendaftar online bisa langsung datang ke tempat pendaftaran untuk mendapatkan penjelasan dari petugas terkait cara mendaftar dengan membawa persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku)
  2. Cetak printout formulir pendaftaran
  3. Datang ke Ajendam/Rem terdekat untuk melaksanakan daftar ulang (di luar tanggal yang telah ditentukan adalah tidak sah)
  4. Persiapkan diri sebaik-baiknya untuk mengikuti kegiatan seleksi
  5. Ikuti tahapan seleksi yang telah diatur oleh Panda masing-masing
  6. Selama proses kegiatan penerimaan, tidak dipungut biaya apa pun
Apabila lolos seleksi dan resmi diterima, maka Sobat Medcom akan menempuh pendidikan Akmil di Magelang, Jawa Tengah. (Nurisma Rahmatika)
  
Baca: 15 Sekolah Kedinasan di Indonesia, Biaya Kuliah Gratis dan Prospek Kerja Cerah
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif