Kondisi MTsN 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan.
Kondisi MTsN 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan.

3 Siswa MTsN 19 Jaksel Tewas Tertimpa Tembok, KPAI Tekankan Pentingnya SOP Penanganan Bencana di Sekolah

Renatha Swasty • 07 Oktober 2022 09:35
Jakarta: Komisioner Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti menekankan pentingnya SOP penanganan saat bencana di sekolah. Hal ini menyusul tewasnya tiga siswa MTsN 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan akibat tembok roboh setelah diterjang banjir
 
"Penting ada SOP penanganan saat bencana terjadi, misalnya banjir, maka SOP nya ada evakuasi anak-anak harus naik ke lantai 2 atau 3 semuanya dan tidak ada yang boleh di lantai 1 apalagi di halaman sekolah bermain hujan karena akan sangat berisiko pada keselamatannya. Bisa ada petir, terseret air, atau ketimpa tembok sekolah seperti kejadian ini," kata Retno dalam keterangan tertulis, Jumat, 7 Oktober 2022. 
 
Retno menyebut perlu ada SOP bencana pada sekolah-sekolah, apalagi selolah yang berada dekat sungai. Selain itu, sekolah wajib memiliki jalur evakuasi ketika terjadi bencana. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Misalnya, ketika gempa bumi anak-anak dievakuasi keluar ruangan. Namun, saat banjir warga sekolah harus dievakuasi ke lantai yang lebih tinggi sebelum ada pertolongan. 
 
"SOP itu wajib dilatih atau dipraktikan ke warga sekolah agar saat bencana terjadi semua tertib diarahkan ke jalur evakuasi untuk penyelamatan," ujar dia.  
 
Retno menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas peristiwa itu. Dia juga mengapresiasi BPBD dan Damkar DKI Jakarta yang sudah bergerak cepat mengevakuasi korban maupun seluruh warga sekolah yang saat kejadian masih berada di lingkungan madrasah.
 
Dia juga mendorong Dinas PPPA Provinsi DKI Jakarta membantu asesmen psikologi pada korban selamat namun menyaksikan kawan-kawannya yang meninggal karena tertimpa tembok roboh. Juga psikososial kepada pendidik dan peserta didik akibat musibah ini.
 
"Mendorong Kementerian Agama untuk segera memperbaiki kondisi madrasah agar peserta didik dapat segera mengikuti PTM Kembali," tutur dia. 
 
Sebelumnya, bangunan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 19 Jakarta di Jalan Pinang Kalijati, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, roboh diterjang banjir. Kejadian ini menelan tiga korban jiwa.
 
Ketiganya meninggal tertimbun tembok pembatas yang roboh diterjang banjir. Korban tertimpa tembok saat sedang berada di panggung yang berlokasi di sekitar taman sekolah.
 
"Saat kejadian berlangsung para siswa sedang bermain dan air memang sudah tinggi," kata Kontributor Metro TV, Dody Subagjo, dalam Breaking News Metro TV.
 
Korban dievakuasi menuju rumah sakit oleh BPBD dan Satpol PP setempat. Tim gabungan bekerja sama untuk mengurangi debit air dan membersihkan puing-puing di lokasi kejadian.
 
Baca juga: Takziah Siswa Korban Ambruknya Tembok MTsN 19, Anies: Insyaallah Husnul Khatimah

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif