Menristekdikti, Mohamad Nasir melantik 28 pejabat baru di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI)., Humas Kemenristekdikti/Fatimah Larasati Harahap.
Menristekdikti, Mohamad Nasir melantik 28 pejabat baru di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI)., Humas Kemenristekdikti/Fatimah Larasati Harahap.

Menristekdikti Lantik Pejabat LLDIKTI

Menristekdikti: Hapus Diskriminasi PTN dan PTS

Intan Yunelia • 26 Juli 2018 19:06
Jakarta:  Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir melantik 28 pejabat baru di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI).  Kepada para pejabat baru tersebut Nasir berpesan, agar meningkatkan dan menghapus diskriminasi antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
 
Nasir mengatakan, LLDIKTI akan menjadi lembaga pelayanan yang melayani perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta.  Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi ini merupakan nama baru dari Kopertis (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta). 
 
Dengan perubahan nama ini, Nasir berharap dapat memberikan pencerahan baru di mana Kopertis yang tadinya hanya mengkoordinasikan perguruan tinggi swasta,  sekarang dapat berkoordinasi dengan perguruan tinggi negeri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Diharapkan juga tidak ada diskriminasi lagi antara (Perguruan Tinggi) swasta dan negeri,“ ujar Nasir di Auditorium Gedung D Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta, Kamis, 26 Juli 2018.
 
Baca: Menristekdikti Wacanakan Skema Baru di Penerimaan Mahasiswa PTN
 
Nasir menambahkan dengan perubahan yang baru ini, akan memberi tantangan baru bagi LLDIKTI. Khususnya koordinasi dengan perguruan tinggi negeri.
 
Untuk itu pihaknya mengingatkan kepada Kepala LLDIKTI untuk mengantisipasi hal ini.  "Kami lakukan secara bertahap supaya ke depan koordinasi LLDIKTI dengan perguruan tinggi di wilayahnya, baik negeri maupun swasta bisa dilakukan dengan lebih baik,” ujar mantan Rektor Terpilih Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini.
 
LLDIKTI juga akan menjadi ujung tombak pelayanan pendidikan tinggi. Seperti izin pendirian program studi, sekarang diajukan melalui LLDIKTI agar lebih mudah dan sederhana.
 
“Harapan saya nanti pegawai dan petugas LLDIKTI harus kita tingkatkan kapasitasnya. Konsepnya pejabat dan pegawai adalah pelayan sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik pada semua pihak,” ungkapnya.
 
Turut hadir dalam acara Pelantikan ini Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Naim, Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Muhamad Dimyati, Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Jamal Wiwoho, pejabat eselon II di lingkungan Kemenristekdikti dan tamu undangan lainnya.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif