Peserta Workshop UBL dan UBT yang diselenggarakan Kotra, dokumentasi Kotra.
Peserta Workshop UBL dan UBT yang diselenggarakan Kotra, dokumentasi Kotra.

Dosen Empat Negara Lakukan Riset Bersama

19 September 2018 19:20
Jakarta: Dosen sekolah tinggi dari Indonesia, Korea, Vietnam dan Nepal, akan mengadakan riset bersama tentang pendidikan ICT (Information Communication Technology), dan pelatihan pendidikan TVET (Technical, Vocational Education, and Training).  Terutama tentang penerapan teknologi berbasis Ubiquitous.
 
"Pelatihan dan tugas pendidikan ini akan dijadikan model dan dikembangkan di seluruh Indonesia," kata Ketua Kotra (Korea trade-investment promotion agency under Korean Embassy), Kwon Pyongo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 19 September 2018.  
 
Pemerintah Indonesia, Perwakilan Perguruan Tinggi dan Kotra (Korea trade-investment promotion agency under Korean Embassy) memberi bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) untuk pelatihan, pembinaan pekerjaan, pendidikan dan teknologi informasi.  Saat ini, Kotra bekerja sama dengan Polteknaker (Politeknik Ketenagakerjaan), dan Politeknik Bhakti Kartini Kementerian Tenaga Kerja, dan perguruan tinggi mengadakan workshop dalam rangkaian CSR Global Kotra tersebut. 

Acara ini digelar sejak 17 hingga 20 September 2018, di Hotel 101 Jakarta.  Workshop ini dihadiri oleh para perwakilan dari Polteknaker dan Politeknik Bhakti Kartini, Kementerian Tenaga Kerja, BBPP, Unpas (Universitas Pasundan), sejumlah UIN (Universitas Islam Negeri), BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), Unindra (Universitas Indraprasta PGRI, dan PT.PEP. 
 
Melalui workshop ini, Direktur Enesteble, Lee Eenju menyumbang empat perangkat software laisons  untuk riset UBT (Ubiquitous Based Test) dan UBL (Ubiquitous based learning) untuk Polteknaker dan Politeknik Bhakti Kartini.
 
"Untuk sosialisasi penggunaan dan pengoperasian perangkat inilah workshop ini diadakan," kata Kwong. 
 
Workshop ini berjalan atas kerja sama Indonesia dengan Universitas Nepal, Tribuvan dan Universitas Vietnam Hue, karena Nepal dan Vietnam memiliki kesamaan dalam pengalaman. 
 
"CSR Global Kotra ini terus mendorong terbentuknya lingkungan bisnis melalui kerja sama  dengan negara berkembang dan perusahaan dari negara bersangkutan," terang Kwon.
 
Baca: Vidi Aldiano Jadi "Super Teacher" di Quipper
 
Dengan hadirnya Enesteble dari Korsel ini, penggunaan dan penerapan UBT dan UBL dilakukan. Hal ini telah dilaksanakan di Indonesia, Vietnam, Mongolia, Filipina, Nepal dan negara berkembang lainnya.
 
"Melalui kerja sama dengan lembaga pendidikan Indonesia, UBT dan UBL ini dapat ditransferkan kepada masyarakat Indonesia," terangnya. 
 
Sementara itu Kepala Perdagangan dan Pimpinan Pusat Kotra di Jakarta, Kim Byungsam mengatakan, melalui kegiatan CSR untuk Pendidikan UBT ini, SDM di bidang teknologi dapat dibina. "Ini merupakan 'kebijakan baru selatan' (kebijakan Pemerintah Korea untuk negara-negara di selatan, khususnya Asean) dari pemerintah Korea Selatan," kata Kim.
 
Diharapkan melalui  “kebijakan baru selatan" ini,  hubungan kerja sama pengembangan pendidikan bisnis berkualitas dapat terwujud. 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan