Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto. Foto: Medcom/Ilham Pratama Putra.
Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto. Foto: Medcom/Ilham Pratama Putra.

Kemendikbud Beberkan Target Pengembangan Vokasi di 2021

Pendidikan Pendidikan Vokasi Program Pendidikan Vokasi
Ilham Pratama Putra • 06 Januari 2021 10:50
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal mengawinkan 400 program studi (prodi) pendidikan tinggi vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (Dudi) pada 2021. Jumlah perkawinan itu meningkat hingga 200 persen jika dibandingkan dengan tahun 2020.
 
"Yang target 2020 itu 133, mungkin malah ini bisa naik 100 sampai 200 persen di angka 300 atau 400 prodi yang akan kita link and matchkan dengan Dudi," kata Dirjen Pendidikan Vokasi (Diksi) Kemendikbud, Wikan Sakarinto dalam Taklimat Media Awal Tahun, Selasa 5 Januari 2021.
 
Wikan menjelaskan jika perkawinan ini untuk meningkatkan mutu prodi pendidikan tinggi vokasi. Selain link and match, pihaknya juga bakal mengembangkan dua program baru untuk pendidikan vokasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yaitu program SMK D2 jalur cepat atau fast trek, nanti diharapkan ada 30 sampai 50 prodi D2 yang akan kita nikahkan dengan ratusan SMK untuk D2 jalur cepat. Serta kita tambah sub program untuk upgrading D3 jadi sarjana terpan atau D4," ungkap Wikan.
 
Baca: Subsidi Kuota Internet Kemendikbud Lanjut di 2021
 
Selanjutnya, pihaknya juga berencana menyempurnakan program di SMK. SMK bukan lagi sebagai center of excellence, tapi disempurnakan menjadi pusat keunggulan.
 
"SMK center excellence nanti akan kita sempurnakan menjadi program SMK pusat keunggulan, dengan target di angka 500 atau lebih SMK," terangnya.
 
Wikan optimis dengan capaian dapat terwujud pada 2021. Meskipun, pada 2021 pandemi covid-19 masih akan menjadi tantangan berat yang harus dihadapi.
 
"Bukan berarti kita menurunkan atau mungkin kita hanya akan menyamakan capaian di tahun 2020. Kita akan berusaha untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dari program kerja kita," pungkasnya.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif