Pakar Ilmu Kimia Medisinal UGM Prof Kuswandi tutup usia. Foto: Humas UGM.
Pakar Ilmu Kimia Medisinal UGM Prof Kuswandi tutup usia. Foto: Humas UGM.

Pakar Ilmu Kimia Medisinal UGM Profesor Kuswandi Tutup Usia

Arga sumantri • 21 Januari 2022 10:59
Yogyakarta: Suasana duka menyelimuti Universitas Gadjah Mada (UGM) salah satu pakar Ilmu Kimia Medisinal, Prof. Dr. Kuswandi, S.U., M.Phil., Apt., meninggal dunia pada Rabu, 19 Januari 2022. Guru Besar pada Fakultas Farmasi UGM ini merupakan salah satu putra terbaik yang dimiliki UGM dan bangsa Indonesia.
 
Rektor UGM, Panut Mulyono mewakili keluarga besar UGM menyampaikan duka yang mendalam. Ia juga doa semoga almarhum Profesor Kuswandi husnul khotimah dan mendapat tempat yang paling mulia di sisi Tuhan.
 
Memimpin upacara pelepasan di Balairung UGM, Panut menuturkan sebagai Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Kuswandi memiliki komitmen yang sangat besar bagi UGM dan bangsa Indonesia di sepanjang kariernya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menuturkan pada pidato pengukuhan Guru Besar di tahun 2011 dengan judul 'Strategi Mengatasi Bakteri yang Resisten Terhadap Antibiotika', Kuswandi memberikan wawasan serta rujukan baru bagi penerapan ilmu kefarmasian. Dalam pidatonya, Kuswandi menyampaikan untuk dapat menyusun strategi dalam mengatasi bakteri yang resisten terhadap antibiotika perlu terlebih dahulu memahami fenomena darimana gen resisten berasal dan bagaimana proses terjadinya.
 
"Dengan begitu kemudian kita dapat mencari tahu cara mencegah timbulnya resistensi tersebut dan bahkan menemukan obat yang tepat," kata Panut mengutip siaran pers UGM, Jumat, 21 Januari 2022.
 
Baca: Guru Besar Sosiologi UI Profesor Kamanto Sunarto Tutup Usia
 
Panut menambahkan Kuswandi juga mengingatkan bahwa jika bakteri saja dapat survive bertahan dari gempuran banyak hal yang dapat memusnahkan mereka. Tentunya manusia sebagai makhluk yang dibekali kemampuan lebih oleh Tuhan harus mampu mengatasi gempuran hidup. Tidak hanya sebagai individu tetapi sebagai bagian masyarakat suatu bangsa.
 
"Nasihat ini sangat relevan dengan kondisi saat ini di saat dunia sedang tidak henti-hentinya mendapat gempuran dari virus covid-19 dengan berbagai mutasinya," tuturnya.
 
Kuswandi adalah seorang pendidik dengan komitmen tinggi dan memiliki wawasan luas. Ia banyak menelurkan karya ilmiah dan publikasi penelitian. Beberapa jabatan yang pernah diemban di antaranya sebagai Direktur LPOM-MUI Surakarta pada 2004-2007.
 
"Marilah kita berdoa semoga Tuhan YME memberikan ampunan atas dosa-dosa almarhum, melipatgandakan amal ibadahnya dan memberikan tempat yang mulia. Kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan, khususnya kepada ibu Dr. Susi Iravati, Apt beserta putra-putri dan cucu semoga diberikan kekuatan dan ketabahan selalu," ungkapnya.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif