Ilustrasi/Pexels
Ilustrasi/Pexels

10 Bahasa Paling Mudah Dipelajari, Bahasa Arab dan Korea Masuk Daftar 'Easy' di Indonesia

Citra Larasati • 14 Januari 2026 14:04
Jakarta: Di tengah era globalisasi yang sangat cepat, mempelajari bahasa asing kini menjadi kebutuhan krusial. Kemampuan menguasai bahasa asing bukan lagi sebagai nilai tambah, tetapi sebuah kebutuhan. 
 
Namun, banyak orang enggan untuk memulai belajar bahasa asing karena memakan waktu yang lama dan rumitnya tata bahasa. Ketakutan tersebut sering kali menjadi penghalang utama sebelum seseorang belum benar-benar mencoba.
 
Kabar baik bagi Sobat Medcom yang ingin belajar bahasa asing, ternyata tidak semua bahasa asing diciptakan dengan kerumitan yang sama. Beberapa di antaranya memiliki struktur yang logis, aturan yang konsisten, bahkan kosakata yang mudah untuk diingat. 

Selain itu, masyarakat Indonesia memiliki keuntungan tambahan berkat sejarah panjang dan interaksi budaya dengan berbagai negara. Serapan kosakata dari bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia yang berlangsung selama berabad-abad menciptakan jembatan yang tidak disadari orang-orang.
 
Di samping faktor sejarah, budaya populer yang tersebar lewat media digital juga memiliki peran penting dalam mempermudah proses belajar bahasa asing. Dari lirik lagu hingga film, secara tidak langsung otak manusia mulai memproses pola suara serta maknanya. Dengan begitu, kini siapa pun bisa mempelajari dan menguasai bahasa asing dengan cara yang menyenangkan.
 
Berikut daftar bahasa asing yang dianggap paling mudah dipelajari baik secara global maupun bagi orang Indonesia yang dikutip dari laman LBI Universitas Indonesia.

5 Bahasa Paling Mudah Dipelajari di Dunia

Deretan bahasa berikut ini menyandang predikat paling mudah dipelajari karena kemiripan struktur kalimat, kosakata, dan tingkat kesulitan pengucapannya.

1. Bahasa Spanyol

Dengan 590 juta penutur, bahasa Spanyol merupakan salah satu bahasa paling populer, Bahasa ini menjadi favorit banyak orang karena pengucapannya sangat konsisten dengan tulisannya. Struktur kalimatnya pun sederhana dan dapat digunakan secara luas di berbagai negara, di antaranya Spanyol, Argentina, Kolombia, Ekuador, Peru, dan lain sebagainya. 

2. Bahasa Swedia

Sebagai salah satu bahasa Skandinavia, bahasa Swedia memiliki tata bahasa yang tidak rumit dan kosakata yang mirip dengan bahasa Inggris. Namun, nada pengucapannya lebih berirama. Bahasa ini digunakan di negara Swedia, Finlandia, Estonia, dan Norwegia.

3. Bahasa Norwegia

Memiliki karakteristik yang hampir sama dengan bahasa Swedia, bahasa Norwegia menawarkan sistem tata bahasa yang sangat mudah bagi pemula. Bahasa ini sering dianggap sebagai bahasa Jermanik yang paling mudah dipelajari. Selain itu, bahasa memiliki keunggulan pada pola tata bahasa yang sangat logis dan dialek yang fleksibel.

4. Bahasa Afrikaans

Bahasa Afrikaans merupakan turunan bahasa Belanda dengan sistem tata bahasa yang sangat sederhana. Dalam bahasa ini tidak ada perubahan kata kerja yang memusingkan pemula. Bahasa ini digunakan di negara Afrika Selatan dan Namibia.

5. Bahasa Esperanto

Bahasa Esperanto dirancang oleh L.L Zamenhof, seorang ahli dari Polandia untuk memudahkan pembelajaran. Tujuan utamanya adalah menjadi jembatan komunikasi global yang mampu meruntuhkan hambatan sosial antarnegara. Bahasa ini menawarkan sistem tata bahasa yang konsisten dan sederhana dengan kosakata yang terasa familiar.

5 Bahasa Paling Mudah Dipelajari Orang Indonesia

Kedekatan sejarah dan budaya dari negara lain menjadikan beberapa bahasa asing terasa lebih familiar bagi orang Indonesia. Berikut daftar bahasa yang dianggap memiliki kesulitan yang relatif rendah untuk dipelajari.

1. Bahasa Inggris

Sebagai lingua franca global, bahasa inggris mempunyai peranan penting untuk menjembatani komunikasi antarnegara di seluruh dunia. Statusnya sebagai bahasa internasional membuat bahasa ini dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan, termasuk di Indonesia.
 
Oleh karena itu, masyarakat telah mengenal bahasa ini sejak usia dini. Bahasa inggris memiliki tata bahasa yang mudah dipahami, meskipun karakteristik dan strukturnya cukup unik. Selain itu, akar kosakatanya yang berasal dari bahasa Latin dan Jermanik memberikan kemudahan bagi pembelajar untuk mengenali istilah-istilah yang umum ditemukan dalam berbagai bahasa asing lainnya.

2. Bahasa Belanda

Tidak hanya digunakan di Eropa, bahasa Belanda juga digunakan di negara Suriname, Aruba, Curaçao, dan Sint Maarten. Bahasa ini memiliki ikatan tersendiri di Indonesia karena pengaruh sejarah masa lalu. Banyaknya kosakata bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Belanda membuat proses pembelajaran menjadi jauh lebih intuitif. Selain itu, struktur gramatikalnya pun memiliki banyak kesamaan dengan bahasa Inggris. Hal ini membuat bahasa Belanda relatif mudah untuk dikuasai.

3. Bahasa Arab

Bahasa Arab merupakan bahasa resmi di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, serta memiliki pengaruh signifikan di Asia Tengah hingga Turki. Bagi masyarakat Indonesia, meskipun sistem penulisannya berbeda, bahasa ini terasa sangat familiar karena penggunaannya dalam ranah religi. Kedekatan ini diperkuat dengan banyaknya kosakata serapan dalam bahasa Indonesia, seperti istilah 'hakim', 'zaman', dan 'abad'. 

4. Bahasa Tagalog

Bahasa Tagalog merupakan bahasa nasional di Filipina. Bahasa ini sering dianggap sebagai saudara kembar bahasa Indonesia karena memiliki kesamaan kosakata ataupun pola kalimat. Kata-kata seperti 'anak', 'tali', dan 'langit' bahkan memiliki arti yang persis sama di kedua bahasa tersebut. Adanya kesamaan ini memberikan keuntungan bagi orang Indonesia untuk menguasai bahasa Tagalog dengan mudah.

5. Bahasa Korea

Popularitas budaya Korea di Indonesia berperan besar dalam mempercepat pembelajaran bahasa melalui konten musik, film, serta drama yang masif. Bahasa Korea kini menjadi salah satu bahasa favorit karena sistem pengucapannya yang lebih konsisten dibanding bahasa lainnya. Selain itu, bahasa Korea juga memiliki struktur kalimat yang serupa dengan Jepang, tetapi aturan polanya jauh lebih sederhana dan mudah dipahami.  Kini, mempelajari bahasa asing tidak lagi sulit. Deretan bahasa asing yang mudah dipelajari membuktikan bahwa setiap orang dapat memperluas wawasan dan komunikasi lintas budaya dengan langkah sederhana. Dengan kemauan belajar dan konsistensi, mempelajari bahasa asing bisa menjadi pintu menuju peluang yang lebih besar.
 
Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Sobat Medcom, ya! (Talitha Islamey)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan