Jumlah pelamar diperkirakan akan terus meningkat. Pasalnya pendaftaran akan dibuka hingga 30 Agustus 2026.
Nah, sekolah kedinasan mana yang sejauh ini ramai pelamar? Mana pula sekolah kedinasan yang sepi? Berikut datanya:
Update Pelamar Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 per 26 Agustus
Sekolah Tinggi Intelijen Negara
Pelamar: 2.127
Submit: 956
Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Pelamar: 4.426
Submit: 2.963
Politeknik Statistika STIS
Pelamar: 7.483
Submit: 6.100
Politeknik Siber dan Sandi Negara
Pelamar: 1.156
Submit: 486
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
Pelamar: 14.702
Submit: 8.116
Politeknik Pengayoman Indonesia
Pelamar: 3.542
Submit: 879
Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia
Pelamar: 11.036
Submit: 2.996
Politeknik Keuangan Negara STAN
Pelamar: 12.657
Submit: 6.871
Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi
Pelamar: 111
Submit: 31
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal
Pelamar: 1.410
Submit: 650
Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara
Pelamar: 110
Submit: 35
Politeknik Pelayaran Surabaya
Pelamar: 147
Submit: 38
Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
Pelamar: 393
Submit: 146
Politeknik Penerbangan Jayapura
Pelamar: 49
Submit: 15
Politeknik Penerbangan Palembang
Pelamar: 390
Submit: 130
Politeknik Penerbangan Surabaya
Pelamar: 562
Submit: 230
Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Pelamar: 932
Submit: 328
Politeknik Transportasi Darat (POLTRADA) Bali
Pelamar: 1.106
Submit: 452
Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
Pelamar: 6.010
Submit: 2.578
Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Palembang
Pelamar: 188
Submit: 53
Dengan demikian, data sementara menujukkan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi sekolah kedinasan dengan jumlah pelamar terbanyak sejauh ini. IPDN mencatat 14.702 pelamar, dengan 8.116 di antaranya telah melakukan submit pendaftaran.
Di sisi lain, Politeknik Penerbangan Jayapura menjadi salah satu yang paling sedikit diminati sejauh ini dengan 49 pelamar dan 15 pelamar telah submit. Kemudian ada Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara dengan 110 pelamar dan 35 submit.
5 Hal Penting Sebelum Mendaftar Sekolah Kedinasan 2026
- Baca buku petunjuk pendaftaran di portal SSCASN BKN terlebih dahulu
- Baca pengumuman instansi Sekolah Kedinasan yang disasar
- Hindari melakukan pendaftaran melalui smartphone
- Pendaftaran tidak bisa diulang, jadi sebelum submit pastikan data yang disimpan sudah sesuai syarat ketentuan.
| Baca juga:
|
Berbeda dari proses pendaftaran di tahun sebelumnya, kali ini terdapat penyesuaian laman portal yang digunakan peserta. BKN mengimbau para pelamar mencermati alur pendaftaran baru agar tidak salah saat memasukkan data diri.
Nah, agar proses pendaftaran berjalan lancar tanpa kendala, calon pelamar wajib menyimak rangkaian petunjuk dari BKN berikut ini. Persiapan matang sangat penting agar peluang lolos seleksi yang ketat semakin besar.
Perubahan Link Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026
Pada seleksi Sekolah Kedinasan 2025, pendaftar mengaksesnya lewat portal Dikdin BKN di dikdin.bkn.go.id. Sementara itu, pada penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, calon peserta diarahkan membuat akun melalui laman SSCASN BKN di sscasn.bkn.go.id.Saat ini, laman tersebut masih menampilkan status ‘Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 Coming Soon’. Oleh karena itu, calon pendaftar disarankan rutin memantau portal tersebut agar tidak tertinggal informasi jadwal maupun syarat resmi begitu diumumkan.
Langkah-Langkah Membuat Akun SSCASN BKN
Sebelum login untuk mendaftar, calon peserta harus lebih dulu membuat akun di sistem SSCASN dengan menyiapkan NIK di KTP dan Nomor KK yang masih berlaku. Berikut tahapannya:- Kunjungi laman resmi sscasn.bkn.go.id melalui komputer atau ponsel yang terhubung internet
- Klik tombol ‘Buat Akun’ yang tersedia di halaman tersebut untuk memulai proses registrasi
- Ikuti tahapan verifikasi yang diminta sistem, mulai dari swafoto (foto diri), verifikasi identitas, pengisian data diri secara lengkap, hingga konfirmasi akhir data
- Setelah akun berhasil dibuat, data yang sudah tersimpan tidak bisa diubah lagi, jadi pastikan data benar sebelum konfirmasi. Peserta bisa langsung mencetak kartu informasi pendaftaran sebagai bukti
- Setelah itu, cukup menunggu jadwal resmi pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 dibuka, lalu klik ‘Lanjutkan Login Pendaftaran’ untuk melanjutkan ke tahap pengisian formulir seleksi
Berkas Dokumen yang Harus Disiapkan
Untuk mempercepat proses unggah data saat pendaftaran dibuka, BKN menyarankan peserta menyiapkan hasil pemindaian (scan) berkas berikut:- Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)/ Kartu Identitas Anak (KIA)/Kartu Keluarga (KK)
- Scan Akta Kelahiran
- Scan Ijazah
- Scan Transkrip Nilai Ijazah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda