Belanda. DOK Pixabay
Belanda. DOK Pixabay

Ini 10 Negara yang Paling Jago Bahasa Inggris di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?

Renatha Swasty • 15 Juli 2026 13:56
Ringkasnya gini..
  • EF Education First merilis daftar 10 negara non-native paling mahir berbahasa Inggris, yang didominasi oleh negara-negara Eropa.
  • Belanda kokoh di posisi pertama, disusul oleh kejutan lonjakan peringkat yang signifikan dari Kroasia dan juga Slovakia.
  • Kunci kefasihan negara-negara ini terletak pada sistem pendidikan sejak dini, pariwisata, serta konsumsi media asing tanpa dubbing.
Jakarta: Bahasa Inggris telah menjadi jaringan penghubung dalam dunia bisnis, sains, dan perjalanan global. Sebanyak 10 negara tercatat paling mahir berbahasa Inggris sebagai bahasa kedua. 
 
EF Education First mengeluarkan daftar 10 negara yang benar-benar mahir berbahasa Inggris melalui EF Standard English Test. Hasil tahun 2025, yang diambil dari pengujian yang berlangsung sepanjang tahun 2024, menunjukkan peringkat yang didominasi oleh negara-negara kecil di Eropa dengan keterkaitan erat, bukan negara-negara yang biasanya diunggulkan.
 
Dalam daftar itu, terlihat pergeseran yang terjadi. Sejumlah negara yang beberapa edisi lalu hampir tidak masuk sepuluh besar tiba-tiba melesat ke jajaran elite, sementara beberapa favorit lama justru bertahan atau turun sedikit peringkat. 

Peringkat ini mengukur kemahiran di kalangan orang-orang yang berbahasa Inggris sebagai bahasa kedua, bukan jumlah mentah penutur bahasa Inggris di seluruh dunia. Negara-negara seperti India, Nigeria, dan Filipina memiliki populasi yang sangat besar yang menggunakan bahasa Inggris setiap hari untuk pekerjaan, pendidikan, dan pemerintahan.
 
Namun, pengukuran berbeda atau dikecualikan dari indeks khusus ini karena bahasa Inggris memiliki status resmi atau semi-native di negara tersebut. EF EPI menangkap sesuatu yang lebih spesifik: negara mana yang, sebagian besar melalui sistem pendidikan, kebiasaan media, dan keterbukaan budaya, telah menghasilkan tingkat keterampilan rata-rata tertinggi di antara orang dewasa yang mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa tambahan. 
 
Perbedaan ini penting karena tidak berkaitan dengan jumlah populasi, melainkan lebih pada seberapa sungguh-sungguh sebuah negara menjalin bahasa asing ke dalam jalinan kehidupan sehari-harinya.
 
Berikut adalah sepuluh negara berbahasa Inggris non-native terkuat di dunia saat ini.

10 negara paling mahir ber-bahasa Inggris di dunia

1. Belanda

Belanda mempertahankan posisi pertama dengan skor yang sangat unggul. Belanda merupakan negara dengan kemahiran berbahasa Inggris tertinggi di dunia, memuncaki EF EPI 2025 dengan skor 624. 
 
Bahasa Inggris diajarkan sejak sekolah dasar dan hampir digunakan secara universal dalam dunia bisnis, pendidikan tinggi, serta kehidupan sehari-hari. Televisi di Belanda jarang melakukan dubbing terhadap konten asing, sehingga anak-anak tumbuh dengan terus-menerus mendengar bahasa Inggris, mulai dari kartun hingga siaran berita.
 
Toko, ruang kuliah universitas, atau kantor pemerintahan di Amsterdam dapat ditemukan orang-orang yang fasih berbahasa Inggris hampir setara penutur asli. 
 
Ukuran negara yang kecil serta ketergantungan besar pada perdagangan internasional membuat bahasa Inggris bukan lagi sekadar mata pelajaran akademis, melainkan alat praktis sehari-hari, yang menjelaskan mengapa jarak antara Belanda dan negara lainnya tetap begitu jauh.

2. Kroasia

Kenaikan Kroasia tahun ini bisa dibilang menjadi kisah paling mengejutkan dalam seluruh indeks ini. Kroasia meraih hasil terbaiknya sepanjang sejarah dalam EF English Proficiency Index 2025 yang baru dirilis, naik dari peringkat ke-11 menjadi peringkat ke-2, dan mengukuhkan dirinya sebagai salah satu negara berbahasa Inggris non-native terkuat di dunia. 
 
Lonjakan sebesar itu dalam satu tahun jarang terjadi pada negara mana pun yang dipantau oleh EF. Hal ini lantaran cara masyarakat Kroasia mengonsumsi media. 
 
Film dan program televisi asing di Kroasia hampir selalu disiarkan dengan subtitle, bukan dubbing, kecuali untuk konten anak-anak. Ditambah dengan ekonomi yang bertumpu pada pariwisata, di mana penduduk lokal setiap hari berbincang dengan wisatawan berbahasa Inggris di sepanjang pesisir Adriatik.

3. Austria

Austria diam-diam menjadi salah satu negara dengan performa paling konsisten di Eropa dalam hal kemahiran berbahasa Inggris, berada tepat di bawah Kroasia tahun ini. Ekonomi terbesar di Eropa ini menempati peringkat keempat secara global, meski Austria sendiri meraih skor 616 yang sebenarnya menempatkannya di posisi ketiga. 
 
Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran inti di sekolah dan bahasa utama dalam banyak urusan bisnis internasional. Negara ini memadukan pengajaran di kelas yang ketat dengan paparan budaya yang kuat terhadap film, musik, dan literatur akademis berbahasa Inggris.
 
Wina misalnya, membangun reputasi sebagai pusat organisasi internasional, yang membuat bahasa Inggris tertanam dalam kehidupan profesional sehari-hari. Universitas-universitas di Austria juga telah memperluas program berbahasa Inggris selama satu dekade terakhir, menarik mahasiswa dari seluruh Eropa dan semakin memperkuat fondasi yang sudah kuat ini.

4. Jerman

Jerman naik beberapa peringkat tahun ini dan peningkatannya cukup signifikan sehingga secara khusus disoroti oleh EF. Belanda tetap berada di posisi pertama, diikuti oleh Kroasia dan Austria yang keduanya mengalami peningkatan peringkat, sementara Jerman naik ke posisi keempat dengan salah satu lonjakan terbesar di Eropa. 
 
Dengan populasi yang jauh lebih besar dibandingkan sebagian besar negara di jajaran atas daftar ini, skor rata-rata yang kuat tersebut berarti jumlah penutur bahasa Inggris yang fasih secara keseluruhan menjadi sangat besar.
 
Negara ini telah berinvestasi besar dalam reformasi pendidikan bahasa Inggris. Jerman menyadari pentingnya bahasa Inggris untuk perdagangan internasional dan kolaborasi ilmiah.
 
Universitas-universitas di Jerman juga semakin banyak menawarkan program yang seluruhnya menggunakan bahasa Inggris untuk menarik mahasiswa internasional sekaligus mempersiapkan mahasiswa domestik menghadapi karier global. Dunia teknologi Berlin dan ekonomi Jerman yang berorientasi ekspor semakin mempercepat tren ini, menjadikan bahasa Inggris sebagai keterampilan yang hampir wajib dimiliki bagi siapa pun yang ingin terjun ke dunia korporat atau akademis.
 

5. Norwegia

Norwegia melanjutkan tradisi panjangnya dalam pengajaran bahasa Inggris yang hampir sempurna, dengan nyaman menempati posisi kelima tahun ini. Norwegia meraih skor 613, dan seperti negara-negara tetangganya di kawasan Nordik, negara ini jarang melakukan dubbing terhadap tayangan berbahasa asing serta mengajarkan bahasa Inggris sejak dini, sehingga menghasilkan tingkat kefasihan yang sangat tinggi. 
 
Minimnya dubbing di seluruh kawasan Skandinavia ini sebagai salah satu indikator terkuat dari tingginya skor bahasa Inggris di wilayah tersebut. Sekolah-sekolah di Norwegia memperkenalkan bahasa Inggris sejak tingkat kelas paling awal. 
 
Pada saat siswa mencapai bangku universitas, banyak dari mereka yang sama nyamannya membaca teks akademis dalam bahasa Inggris seperti dalam bahasa Norwegia. Kekayaan minyak serta industri pelayaran internasional juga telah menjaga bahasa Inggris tetap tertanam dalam budaya bisnis negara ini selama beberapa dekade.

6. Portugal

Portugal telah naik secara bertahap selama beberapa edisi terakhir indeks ini, dan tahun ini negara tersebut menempati posisi keenam secara keseluruhan. Portugal terus mengalami kenaikan, mencapai skor 612, dengan bahasa Inggris yang umum digunakan di Lisbon, Porto, dan Algarve, didukung oleh industri pariwisata dan teknologi yang berkembang pesat. 
 
Daya tarik negara ini yang semakin besar bagi digital nomad dan pekerja jarak jauh semakin memperkuat kehadiran bahasa Inggris sehari-hari di kafe, ruang kerja bersama, dan bisnis lokal.
 
Portugal merupakan kisah sukses dalam pendidikan bahasa, setelah mengalami perbaikan signifikan selama satu dekade terakhir melalui reformasi kurikulum dan peningkatan paparan terhadap media berbahasa Inggris. Perpaduan antara perubahan kebijakan dan paparan dunia nyata melalui pariwisata ini tampaknya membuahkan hasil yang bisa diukur secara nyata.

7. Denmark

Denmark melengkapi kelompok negara Nordik di jajaran atas peringkat, mengungguli Swedia dan Norwegia dengan selisih yang sangat tipis tahun ini. Denmark meraih skor 611.
 
Warga Denmark termasuk di antara penutur bahasa Inggris paling percaya diri di dunia, dengan bahasa tersebut yang terjalin erat dalam media dan pendidikan. Rasa percaya diri, menariknya, seringkali menjadi faktor penentu di antara negara-negara dengan skor tes yang serupa.
 
Kefasihan tidak hanya membutuhkan pengetahuan tetapi juga kemauan untuk benar-benar menggunakan bahasa tersebut.
Sebagian besar warga Denmark telah belajar bahasa Inggris sejak masa kanak-kanak awal, yang menciptakan fondasi untuk kefasihan seumur hidup. 
 
Universitas-universitas di Denmark juga telah memperluas secara signifikan pengajaran berbahasa Inggris, yang membuat generasi muda terus mempraktikkan bahasa tersebut jauh melampaui masa sekolah mereka.

8. Swedia

Swedia tetap menjadi salah satu negara dengan performa paling konsisten kuat dalam seluruh indeks ini, tahun demi tahun. Swedia meraih skor 609, dengan bahasa Inggris yang secara efektif menjadi bahasa kerja kedua dalam sebagian besar dunia bisnis dan akademis Swedia. 
 
Swedia memperlakukan bahasa Inggris bukan sebagai mata pelajaran asing, melainkan sebagai kebutuhan fungsional yang terjalin dalam kehidupan profesional.
 
Televisi Swedia telah mengikuti pola yang sama, yaitu menggunakan subtitle alih-alih dubbing, seperti yang terlihat di seluruh Skandinavia, yang terus memaparkan penonton pada bahasa Inggris lisan sejak usia muda. Dipadukan dengan sistem pendidikan yang memperkenalkan bahasa Inggris sejak dini dan memperkuatnya sepanjang sekolah menengah, posisi Swedia di jajaran atas terasa benar-benar layak diperoleh, bukan kebetulan semata.

9. Belgia

Budaya multibahasa Belgia memberikan keunggulan alami dalam mempelajari bahasa tambahan, termasuk bahasa Inggris. Belgia menempati peringkat ke-7 dalam EF EPI dan ke-5 dalam TOEFL, sehingga meraih posisi ke-5 secara keseluruhan dalam kemahiran berbahasa Inggris.
 
Posisi unik negara ini sebagai negara multibahasa dengan komunitas penutur bahasa Belanda, Prancis, dan Jerman memberikan warganya keunggulan alami dalam penguasaan bahasa. Tumbuh besar dengan berpindah-pindah antara dua atau tiga bahasa tampaknya membangun semacam fleksibilitas kognitif yang membuat pembelajaran bahasa keempat, yaitu bahasa Inggris, menjadi jauh lebih mudah.
 
Peran Brussels sebagai pusat administratif Uni Eropa juga telah menjaga bahasa Inggris tetap tertanam kuat dalam kehidupan profesional sehari-hari selama beberapa dekade. Universitas-universitas Belgia dan perusahaan internasional yang beroperasi di negara ini secara rutin menjalankan bisnis dalam bahasa Inggris, semakin memperkuat keterampilan tersebut lintas generasi.

10. Slovakia

Masuknya Slovakia ke dalam sepuluh besar tahun ini menandai pencapaian yang sesungguhnya bagi negara tersebut. EF English Proficiency Index 2025 terbaru menempatkan negara ini di posisi kesepuluh dunia, hasil terbaiknya sepanjang sejarah, meraih peringkat kemahiran yang sangat tinggi dan meningkatkan skor menjadi 606, kenaikan yang cukup besar yaitu 22 poin dibandingkan tahun lalu. 
 
Lonjakan sebesar itu dalam satu tahun menempatkan Slovakia di antara negara-negara dengan peningkatan tercepat di seluruh indeks ini. Alasan di balik lonjakan tersebut cukup praktis, bukan sesuatu yang misterius. 
 
Kemajuan Slovakia lantaran meningkatnya paparan melalui perjalanan, studi ke luar negeri, pekerjaan di perusahaan multinasional, serta konsumsi media berbahasa Inggris secara rutin, ditambah dengan akses terhadap kursus berkualitas dan pembelajaran daring. 
 
Menariknya, di dalam Slovakia sendiri, juara domestik tahun ini adalah Košice, yang penduduknya mengungguli seluruh wilayah lainnya. Ini menunjukkan peningkatan kemahiran bahasa Inggris tidak hanya terbatas pada kota di ibu kota saja.
 
Itulah 10 negara berbahasa Inggris non-native terkuat di dunia saat ini. Semoga menambah wawasan kamu yaa. 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan