Publikasi Ilmiah

Pengajuan Akreditasi Jurnal Ilmiah Dimulai 1 Juni 2018

Intan Yunelia 17 Mei 2018 17:07 WIB
Publikasi Ilmiah
Pengajuan Akreditasi Jurnal Ilmiah Dimulai 1 Juni 2018
Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Bambang Subiyanto. Foto: Humas Kemenristekdikti/Adnan
Jakarta: Pengajuan akreditasi jurnal ilmiah menurut aturan baru, Permendikti Nomor 9 Tahun 2018 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah akan dimulai pada 1 Juni 2018.  Masa pendaftaran akreditasi jurnal ilmiah ini akan terus dibuka sepanjang tahun.

Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Bambang Subiyanto mengatakan, sebelum Peraturan Menristekdikti tentang akreditasi tersebut terbit, proses pengajuan akreditasi berada di dua lembaga berbeda.  Yaitu Kemenristekdikti untuk jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh asosiasi profesi dan perguruan tinggi, lalu di LIPI untuk jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengambangan (litbang).

“Selama ini jurnal yang diakreditasi oleh LIPI tidak diakui oleh Ristekdikti, sedangkan yang dikareditasi oleh Ristekdikti diakui oleh LIPI,” ungkap Bambang di Gedung D Kemenristekdikti, Jakarta, Kamis, 17 Mei 2018.

Mekanisme pengajuan akreditasi jurnal ilmiah dilakukan melalui portal Akreditasi Jurnal Nasional (https://arjuna.ristekdikti.go.id).  Pengajuan akreditasi jurnal ilmiah menurut peraturan baru akan dimulai pada 1 Juni 2018.

Masa pendaftaran akreditasi jurnal ilmiah akan terus dibuka sepanjang tahun, demikian pula proses penilaian akreditasi. "Penetapan hasil akreditasi dilakukan sekali setiap 2 bulan," kata Bambang.

Untuk memudahkan pendataan publikasi, sitasi, jurnal ilmiah, serta pengukuran kinerja dosen dan perguruan tinggi, Kemenristekdikti pada tahun 2017 telah mengembangkan portal SINTA (Science and Technology Index) (https://sinta2.ristekdikti.go.id/).   Hingga 13 Mei 2018 sudah lebih dari 103 ribu penulis terdaftar di portal SINTA dari seluruh Indonesia,sedangkan jumlah dokumen lebih dari 1,1 juta dokumen.  

Pemerintah menargetkan sampai akhir 2018 akan terdaftar 150 ribu dosen dan peneliti di seluruh Indonesia. Untuk jurnal yang terindeks Sinta saat ini sudah ada lebih dari 1.600 jurnal.  Pemerintah menargetkan akan ada 3.500 jurnal yang masuk ke dalam Sinta, sebagai wahana publikasi ilmiah.

Sebagai apresiasi kepada penulis, jurnal dan insitusi yang memiliki kinerja baik dalam publikasi, sitasi dan jurnal, maka Kemenristekdikti akan memberikan Penghargaan Sinta (Sinta Award) pada 4 Juli 2018, sehingga menjadi pemacu dosen, peneliti, pengelola jurnal serta institusi untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas publikasi, sitasi dan pengelolaan jurnalnya.

Untuk mendongkrak jumlah publikasi ilmiah, Nasir mengeluarkan aturan baru yakni Permendikti Nomor 9 Tahun 2018 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah. Peraturan tersebut mengamanahkan lembaga akreditasi jurnal ilmiah menjadi satu di Kemenristekdikti.

Aturan baru tersebut dikeluarkan dalam rangka memenuhi kebutuhan jurnal ilmiah nasional terakreditasi, dan reformasi birokrasi pelayanan akreditasi jurnal ilmiah nasional.  Seluruh jurnal ilmiah yang sudah terakreditasi oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan masih berlaku masa akreditasinya, secara otomatis diakui oleh Kemenristekdikti hingga masa berlaku akreditasinya habis.

 

(CEU)