Tradisi memberikan angpau saat Imlek. DOK Freepik
Tradisi memberikan angpau saat Imlek. DOK Freepik

Siapa Saja Pemberi dan Penerima Angpau? Begini Aturannya

Bramcov Stivens Situmeang • 17 Februari 2026 12:11
Ringkasnya gini..
  • Saat Imlek, ada tradisi di mana yang sudah menikah bagi angpau ke yang belum menikah.
  • Status pernikahan menentukan posisi seseorang memberikan angpau, bukan usia.
  • Setiap angpau yang diberikan menyimpan doa di dalamnya untuk si penerima.
Jakarta: Angpau yang dibagikan saat Imlek ternyata bukan sekadar amplop berisi uang. Di balik warna merahnya yang mencolok, tersimpan doa dan harapan tulus dari sang pemberi untuk penerimanya.
 
Sebelum membahas lebih lanjut soal tradisi angpau, yuk kenalan dulu dengan Imlek dan bagaimana perayaan ini bermula. Simak selengkapnya!

Sejarah Imlek

Melansir laman National Today, Imlek atau Tahun Baru China adalah perayaan yang menandai dimulainya tahun baru dalam kalender tradisional Tionghoa. Perayaan ini juga dikenal sebagai Festival Musim Semi dan berlangsung selama 15 hari, dimulai saat bulan baru muncul antara 21 Januari hingga 20 Februari.
 
Tahun ini, Imlek jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Sejarah Imlek diperkirakan bermula sejak Dinasti Shang pada 1766-1122 SM, ketika masyarakat menggelar upacara keagamaan di penghujung tahun.

Perayaan ini kini dirayakan oleh sekitar 20 persen populasi dunia atau lebih dari dua miliar orang, tidak hanya di Tiongkok, tetapi juga di Indonesia, Singapura, Malaysia, hingga berbagai penjuru dunia. Imlek identik dengan warna merah yang melambangkan keberuntungan dan energi positif.
 
Berbagai tradisi dijalankan, mulai dari makan malam bersama keluarga besar, membersihkan rumah untuk mengusir nasib buruk, menyalakan kembang api, hingga berbagi angpau.

Kegiatan seru saat Imlek

Nah, setelah mengenal Imlek lebih dekat, ada baiknya kamu tahu kegiatan apa saja yang bisa dilakukan untuk menyemarakkan perayaan ini.
 
Salah satu yang paling bermakna adalah meluangkan waktu untuk mengenang dan menghormati leluhur di tengah kemeriahan perayaan. Imlek sejatinya adalah hari raya untuk seluruh keluarga, dari anak-anak hingga orang tua, sehingga momen ini sangat tepat untuk mempererat hubungan dengan orang-orang tercinta.
 
Tak kalah seru, kamu juga bisa menikmati berbagai hidangan khas Imlek bersama keluarga dan sahabat, mulai dari dim sum, pangsit, hingga jeruk manis yang melambangkan kemakmuran. Jangan lupa saksikan pula kemeriahan kembang api dan parade yang menjadi ciri khas perayaan ini.
 
Satu hal yang perlu diingat, hindari kegiatan bersih-bersih rumah pada hari pertama Imlek karena dipercaya dapat menyapu keberuntungan yang baru datang. Setelah tahu serunya perayaan Imlek, yuk simak penjelasan lengkap soal tradisi angpao yang paling banyak dinantikan.

Aturan pemberi dan penerima Angpao 

Founder Benteng Walking Tour, Elsa Novia Sena, menjelaskan Imlek pada dasarnya adalah momen berkumpulnya keluarga besar, tak ubahnya seperti Lebaran bagi umat Muslim. Dalam momen silaturahmi itulah tradisi bagi angpau berlangsung.
 
"Ada tradisi di mana yang sudah menikah bagi angpau ke yang belum menikah," kata Elsa dalam Z Minded di YouTube Medcom.id dikutip Selasa, 17 Februari 2026.
 
Artinya, status pernikahanlah yang menentukan posisi seseorang, bukan usia. Selama seseorang belum menikah, mereka tetap berhak menerima angpau berapa pun usianya bahkan yang sudah berusia 30 hingga 40 tahun ke atas sekalipun.
 
Elsa menjelaskan hal ini bukan tanpa makna. Setiap angpau yang diberikan menyimpan doa di dalamnya.
 
"Di angpau itu kalau kasih kan ada doa. Ada doa supaya rezeki lancar, mungkin enteng jodoh dan sebagainya. Kalau kita kasih ke yang belum menikah itu 30-an ke atas atau bahkan 40, itu juga dalam bentuk doa supaya enteng jodoh," beber dia.
 
Dengan demikian, angpau bukan sekadar amplop berisi uang, tetapi juga terdapat sarat makna dan harapan baik. Semoga ulasan ini bermanfaat ya!

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan