Namun, jarak dari Matahari bukan satu-satunya faktor yang menentukan suhu sebuah planet. Kondisi atmosfer juga berperan penting dalam memengaruhi temperatur permukaannya.
Dikutip dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Venus memiliki karakteristik yang membuat panas bertahan di permukaannya. Hal ini menjadikan Venus lebih panas dibandingkan Merkurius.
Mengapa Venus Bisa Lebih Panas daripada Merkurius?
Salah satu faktor utama yang membuat Venus menjadi planet terpanas adalah atmosfernya yang sangat tebal. Atmosfer Venus didominasi karbon dioksida yang mampu menahan panas.Kondisi tersebut berkaitan dengan efek rumah kaca. Panas yang masuk ke atmosfer Venus sulit dilepaskan kembali ke angkasa sehingga suhu permukaannya tetap sangat tinggi.
Fenomena ini membuat Venus memiliki temperatur yang ekstrem. Dengan demikian, kedekatan sebuah planet dengan Matahari tidak selalu menentukan apakah planet tersebut menjadi yang paling panas.
Mengapa Merkurius Bukan Planet Terpanas?
Merkurius memang merupakan planet yang paling dekat dengan Matahari. Namun, planet ini memiliki atmosfer yang sangat tipis sehingga tidak mampu menahan panas seperti atmosfer Venus.Akibatnya, temperatur di Merkurius dapat mengalami perubahan yang sangat besar antara siang dan malam. Permukaan yang menghadap Matahari bisa menjadi sangat panas, sedangkan bagian yang tidak menerima sinar Matahari dapat mengalami suhu yang jauh lebih rendah.
Berbeda dengan Merkurius, atmosfer Venus mampu mempertahankan panas dalam jumlah besar. Kondisi tersebut membuat suhu permukaan Venus tetap ekstrem meskipun planet ini berada lebih jauh dari Matahari.
(Ellen Octovia Suherman)