Kampus ITB. Foto: ITB
Kampus ITB. Foto: ITB

ITB Buka Prodi S2 Bidang AI, Apa Saja yang Dipelajari?

Citra Larasati • 16 April 2026 16:15
Ringkasnya gini..
  • ITB memperkenalkan Prodi Magister Kecerdasan Sistem atau Systems Intelligence.
  • Langkah ini merupakan jawaban kampus Ganesha tersebut dalam menghadapi pergeseran dunia menuju era Masyarakat 5.0 yang mengedepankan keseimbangan teknologi dan manusia.
  • Program ini dirancang sebagai inovasi pendidikan lintas disiplin yang memadukan teknologi canggih dengan sisi kemanusiaan
​Jakarta: Institut Teknologi Bandung (ITB) memperkenalkan Program Studi Magister Kecerdasan Sistem atau Systems Intelligence. Langkah ini merupakan jawaban kampus Ganesha tersebut keseimbangan teknologi dan manusia. dalam menghadapi pergeseran dunia menuju era Masyarakat 5.0 yang mengedepankan
 
“Program ini dirancang sebagai inovasi pendidikan lintas disiplin yang memadukan teknologi canggih dengan sisi kemanusiaan,” ujar Wakil Dekan Sumber Daya SPITM ITB, Dr. Eng. Ir. Mirzam Abdurrachman, dikutip dari laman resmi ITB, Kamis, 16 April 2026.
 
Menurut Mirzam, kurikulum ini tidak hanya fokus pada kecanggihan mesin, tetapi juga melatih mahasiswa agar memiliki kesadaran situasional yang tajam. Harapannya, para lulusan mampu mengambil keputusan yang bijaksana serta menciptakan solusi yang pas untuk menyelesaikan berbagai masalah rumit di tengah masyarakat.

Menariknya, program ini tidak berdiri sendiri di bawah satu departemen, melainkan hasil "keroyokan" atau sinergi dari berbagai fakultas dan sekolah bergengsi di ITB, di antaranya:
  1. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)
  2. Fakultas Teknologi Industri (FTI)
  3. Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)
  4. Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
  5. Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
  6. Fakultas Teknologi Mesin dan Dirgantara (FTMD)
  7. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)
Kolaborasi ini memastikan mahasiswa mendapatkan paket lengkap. Selain mahir urusan teknis seperti Deep Learning dan Digital Twin, mereka juga akan digembleng kemampuan manajerial seperti Digital Leadership dan Design Thinking. Cakupan ilmunya pun sangat luas, mulai dari IoT, transportasi cerdas, hingga perencanaan wilayah.
 
Selain itu, program S2 ini menawarkan beban studi antara 42 hingga 48 SKS yang bisa diselesaikan dalam waktu 1,5 hingga 2 tahun saja. Menariknya lagi, terdapat dua pilihan jalur yang bisa diambil sesuai kebutuhan, yaitu jalur perkuliahan (by course) atau jalur fokus pada penelitian (by research).
 
Pendaftaran kini telah dibuka untuk berbagai kalangan, mulai dari profesional, ASN/praktisi pemerintahan, hingga lulusan baru S1 dari bidang teknik, sains, maupun manajemen.
 
Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui laman resmi admission.itb.ac.id. Para pelamar nantinya akan melewati beberapa fase seleksi, mulai dari pemeriksaan berkas administrasi, tes substansi, hingga pemenuhan syarat kemampuan akademik dan bahasa Inggris. Jika dinyatakan memenuhi standar, pelamar akan mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) resmi dari ITB.
 
Jadi, siapkah Sobat Medcom menjadi bagian dari pionir teknologi masa depan Indonesia di Magister Kecerdasan Sistem ITB? (Talitha Islamey)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan