Saat ini, menimba ilmu berstandar internasional tak melulu mengharuskan mahasiswa terbang dan menetap sepenuhnya di luar negeri. Vice President BINUS Higher Education and Professional Services, George Wijaya Hadipoespito, M.Sc., MBA, menyebut akses terhadap global education dan international experience kini makin terbuka lebar dari dalam negeri.
“Kehadiran universitas global dan semakin luasnya kolaborasi lintas negara menunjukkan bahwa Indonesia semakin menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan tinggi dunia. Bagi perguruan tinggi Indonesia, perkembangan ini juga menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing global,” ujar George di Jakarta.
Sejalan dengan visi tersebut, Direktur Kampus BINUS @Senayan, Dr. Drs. Andreas Chang, M.B.A., memastikan BINUS International terus memperkaya pengalaman mahasiswanya lewat kemitraan strategis. Tak tanggung-tanggung, kolaborasi dijalin dengan kampus-kampus elit jajaran Top 100 QS World University Rankings 2027, seperti UNSW Sydney, University of Birmingham, Boston University, hingga University of Nottingham.
“Bagi kami, pendidikan internasional bukan sekadar label. Yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa mendapatkan global exposure, membangun international network, serta memiliki kompetensi untuk belajar, bekerja, dan berkolaborasi dalam lingkungan global, namun tetap mampu memberikan kontribusi bagi Indonesia,” ujar Andreas.
Gala Dinner BINUS University. Foto: BINUS
Salah satu jembatan emas bagi mahasiswa untuk meraih akses tersebut adalah program Double Degree. Andreas menambahkan, program ini tidak sekadar memberikan dua gelar akademik, tetapi juga melebarkan wawasan dan jejaring lintas budaya yang sangat esensial untuk bersaing di kerasnya dunia kerja global saat ini.
Dampak nyata dari ekosistem pendidikan ini dibuktikan langsung oleh rekam jejak mentereng para alumninya. Dalam beberapa tahun terakhir, lulusan BINUS International sukses merintis karier sebagai profesional hingga memimpin perusahaan, baik di dalam maupun luar negeri.
Beberapa nama yang sukses berkiprah secara global antara lain Jonathan Wahyudi (Founder Innovision3D), Jovan Adiputra (CEO and Founder Jasasistem), Enrica Melissa (Application Engineer di Randstad Jepang), serta Hartarto Winata (Rebates Officer di Samsung Australia). Kesuksesan mereka menjadi bukti valid bahwa bekal global exposure sukses membuka peluang karier tanpa batas.
Menatap masa depan, momentum peringatan 25 tahun ini sekaligus menggemakan semangat “From One Dream, A Thousand Possibilities”. BINUS International bersiap untuk terus memperluas kolaborasi internasional dan merajut jembatan yang menghubungkan generasi Indonesia dengan dunia demi memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat global.