UKDW Yogyakarta Beri Pelatihan Batik Tulis Pewarna Alam
Pelatihan kewirausahaan dan keterampilan batik tulis pewarna alam di kawasan Embung Langensari, Dok. UKDW
Yogyakarta: Sejumlah peneliti dari Fakultas Arsitektur dan Desain (FAD) Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) bekerja sama dengan Bappeda Kota Yogyakarta menggelar pelatihan kewirausahaan dan keterampilan batik tulis pewarna alam di kawasan Embung Langensari.

Pelatihan kewirausahaan tersebut digelar untuk mempertahankan predikat Kota Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia (World Batik City) yang pernah ditetapkan Dewan Kerajinan Dunia atau World Craft Council.  "Mempertahankan predikat tersebut merupakan sebuah tantangan tersendiri," jelas Ketua Tim Peneliti FAD UKDW, Kristian Oentoro, S.Ds., M.Ds.


Oleh karena itu, Kota Yogyakarta bertekad mengintensifkan penggunaan pewarna alam untuk menghasilkan batik yang ramah lingkungan, di mana hal ini menjadi salah satu kriteria yang harus dipenuhi kota yang menyandang predikat kota batik dunia.

Baca: 373 Mahasiswa UKDW Yogyakarta Turun ke Desa

Pelatihan kewirausahaan dan keterampilan batik tulis pewarna alam digelar di kawasan Embung Langensari selama tiga hari (4-6 Juli 2018). Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan batik tradisional, terutama dari aspek regenerasi pengrajin batik tulis.

"Selain lokasinya dekat dengan kampus UKDW, kawasan embung dipilih karena masyarakat sekitar memiliki cikal bakal menjadi pengrajin batik di tengah kota. Selain itu kawasan ini punya potensi untuk menjadi pusat wisata batik berbasis eco-tourism. Harapannya, keberadaan embung bisa memberikan dampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," papar Kristian Oentoro.

Tim peneliti beranggotakan Dr. Ing. Sita Y Amijaya, Tutun Seliari, M.Sc., dan Drs. Hendri Suprapto. Para peneliti berupaya mewujudkan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan komunitas dalam memperkuat karakter kota Yogyakarta melalui sektor industri batik.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id