Alokasi Anggaran Pendidikan Minim, PPDB tak Lagi Gratis
Sejumlah calon siswa menyerahkan berkas-berkas kelengkapan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 untuk diverifikasi di SMA Negeri 1 Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. (Foto: ANTARA/Aditya Perdana Putra)
Jakarta: Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji menduga penyebab tingginya biaya penerimaan siswa baru di Provinsi Lampung yang mencapai puluhan juta rupiah disebabkan oleh alokasi anggaran pendidikan daerah yang masih minim.

Normalnya, alokasi anggaran pendidikan di daerah yang bersumber dari APBD minimal 20 persen dari total anggaran. Sayangnya, anggaran pendidikan yang dialokasikan provinsi hanya 8 persen.


"Kasus di Bandara Lampung, banyak daerah yang belum punya komitmen menjalankan amanat konstitusi kita, yaitu anggaran pendidikan minimal 20 persen," ujarnya, dalam Selamat Pagi Indonesia, Selasa, 7 Juli 2018.

Indra menilai kurangnya alokasi anggaran daerah untuk pendidikan membuat sekolah mau tidak mau harus meminta sumbangan yang wajib dibayarkan oleh orang tua. 

Padahal, jika pemerintah daerah memiliki komitmen menaikkan anggaran pendidikan hingga 20 persen dari APBD dengan mengurangi alokasi anggaran lainnya, ia yakin pendidikan tanpa dipungut biaya khususnya di sekolah negeri bisa direalisasikan. 

"Dilihat dari neraca pendidikan daerah 2017, anggaran pendidikan di Bandar Lampung itu baru 8 persen. Ini  yang menyebabkan sekolah tak mampu memberikan pendidikan tidak berbayar dan mewajibkan orang tua untuk membayar," ungkapnya.

Sebelumnya, permintaan biaya sumbangan sukarela jalur mandiri penerimaan siswa baru di SMAN 2 Bandar Lampung yang mencapai Rp22,8 juta beredar luas di kalangan masyarakat.

Faktanya, besaran biaya jalur mandiri itu sudah disepakati oleh komite sekolah dan wali murid dengan jaminan terbuka untuk umum. Rencananya, besaran biaya sumbangan itu akan digunakan untuk pengembangan institusi sekolah. 





(MEL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id