Ilustrasi ujian sekolah di Palangka Raya. Branda Antara
Ilustrasi ujian sekolah di Palangka Raya. Branda Antara

4.038 Siswa SD di Palangka Raya Mulai Ujian Sekolah

Pendidikan pendidikan Sekolah Ujian Sekolah
Antara • 09 Mei 2022 20:13
Jakarta: Sebanyak 4.038 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) baik negeri maupun swasta di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mulai menjalani ujian sekolah. Ujian dimulai dengan sesi teori.
 
"Ujian Sekolah teori jenjang SD di Kota Palangka Raya diikuti 2.054 siswa laki-laki dan 1.984 siswa perempuan," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, dikutip dari Antara, Senin, 9 Mei 2022.
 
Dia mengungkapkan siswa yang mengikuti ujian tingkat sekolah dasar itu berasal dari 119 sekolah. Ujian sekolah mulai Senin-Jumat, 9-13 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun mata pelajaran yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam, Pendidikan Agama, Seni Budaya dan Prakarya (SBDP), Muatan Lokal dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Pada hari pertama ujian sekolah, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya melakukan pemantauan acak di sejumlah sekolah dasar.
 
Jayani mengatakan seluruh proses berjalan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Dia memastikan siswa berkebutuhan khusus juga mendapat layanan sesuai.
 
"Semoga siswa yang mengikuti ujian ini mendapat nilai yang bagus dan memuaskan, sesuai dengan harapan. Nilai hasil ujian akan digunakan untuk melanjutkan pendaftaran sekolah ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)," kata Jayani.
 
Sementara itu, terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), pihaknya menerapkan sistem zonasi seperti tahun-tahun sebelumnya. "Ini dilakukan sebagai upaya pemerataan kualitas pendidikan dan penyebaran siswa. Selain itu, juga agar tidak terjadi penumpukan siswa di salah satu sekolah karena dinilai unggulan," kata Jayani.
 
Dia mengatakan pada tahun ajaran baru nanti, pelaksanaan pendidikan di wilayah Kota Palangka Raya diupayakan tatap muka 100 persen. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Tim Satgas Covid-19 terkait rekomendasi dan pihak sekolah untuk memperkuat penerapan prokes.
 
"Jika nanti Satgas memberikan rekomendasi segera kita laksanakan, tetapi jika sebaliknya kita juga akan menyesuaikan. Intinya kita ingin kualitas pendidikan kita meningkat tanpa mengabaikan kondisi dan kesehatan siswa dan guru," tutur dia.
 
Baca: 52 SMP di Ambon Gelar Ujian Sekolah Tatap Muka
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif