Sekolah. DOK Medcom
Sekolah. DOK Medcom

Jangan Asal Taruh, Pahami 14 Fungsi Tanda Baca Agar Tulisan Lebih Efektif

Bramcov Stivens Situmeang • 17 Februari 2026 18:04
Ringkasnya gini..
  • Tanda baca adalah ‘rambu lalu lintas’ yang mengatur pemahaman pembaca dalam menentukan di mana harus berhenti atau memberikan penekanan intonasi.
  • tanda baca adalah simbol-simbol khusus dalam penulisan yang berfungsi memperjelas arti, susunan, dan intonasi dalam sebuah kalimat.
  • Beberapa fungsi tanda baca, seperti memisahkan unsur dalam perincian, memisahkan anak kalimat, mengapit keterangan tambahan dan lainnya.
Jakarta: Pernahkah Sobat Medcom membaca sebuah kalimat yang membuat napas tersengal karena saking panjangnya atau justru salah mengartikan maksud tulisan hanya karena penempatan satu tanda baca yang keliru? 
 
Dalam dunia tulis-menulis, tanda baca bukan sekadar hiasan atau pelengkap. Tanda baca adalah ‘rambu lalu lintas’ yang mengatur pemahaman pembaca dalam menentukan di mana harus berhenti atau memberikan penekanan intonasi. Tanpa adanya aturan jelas, sebuah tulisan bisa berubah menjadi labirin yang menyesatkan.
 
Bayangkan jika Sobat Medcom membaca kalimat berikut, “kucing makan tikus mati”. Apakah kucingnya yang makan tikus dalam keadaan mati, atau kucingnya makan lalu tikusnya mati? Hanya dengan menambahkan koma, makna kalimat tersebut menjadi sangat berbeda. 

Contoh sederhana ini membuktikan tanda baca memiliki kekuatan untuk mengubah konteks, struktur, hingga emosi dalam sebuah narasi dan membuat pesan tersampaikan secara akurat dan efektif.
 
Mengingat perannya yang sangat krusial, aturan penggunaan tanda baca wajib dipahami oleh siapa saja. Baik dalam penulisan laporan profesional, pesan singkat, hingga karya sastra, ketepatan tanda baca mencerminkan kualitas pemikiran penulisnya. 
 
Oleh karena itu, yuk kulik bersama apa itu tanda baca, kegunaannya, dan fungsi tanda baca koma yang wajib Sobat Medcom ketahui!

Apa itu tanda baca?

Melansir laman Brain Academy, tanda baca adalah simbol-simbol khusus dalam penulisan yang berfungsi memperjelas arti, susunan, dan intonasi dalam sebuah kalimat. Contoh tanda baca yang sering digunakan meliputi titik (.), koma (,), tanda tanya (?), tanda seru (!), titik dua (:), titik koma (;), serta tanda kutip (" "). Keberadaan tanda baca ini membantu untuk menandai jeda, mengakhiri kalimat, dan memberikan penekanan pada bagian tertentu dalam tulisan.

Kegunaan tanda baca

Tanda baca memiliki berbagai kegunaan penting, di antaranya:
  1. Memberikan jeda saat membaca agar tulisan lebih mudah dimengerti
  2. Mengatur intonasi ketika membaca sebuah kalimat
  3. Menandai bagian kalimat yang perlu ditekankan atau ditonjolkan
  4. Memperjelas struktur kata dan kalimat supaya mudah dipahami
  5. Menunjukkan keteraturan dalam sebuah tulisan

Fungsi tanda koma

Mengutip unggahan akun Instagram @kemendikdasmen, berikut 14 fungsi tanda koma yang perlu diperhatikan:

1. Memisahkan unsur dalam perincian

Tanda koma digunakan di antara unsur-unsur dalam perincian berupa kata, frasa, atau bilangan.
 
Contoh: Telepon cerdas, komputer, dan Wi-Fi bukan barang mewah lagi.

2. Sebelum kata hubung pada kalimat majemuk pertentangan

Tanda koma digunakan sebelum kata penghubung seperti tetapi, sedangkan, melainkan, kendati, perihal, dan sebagainya.
 
Contoh: Saya ingin membeli kamera, tetapi tidak paham spesifikasinya.

3. Memisahkan anak kalimat yang mendahului induk kalimat

Tanda koma digunakan untuk memisahkan anak kalimat yang mendahului kalimat.
 
Contoh: Jika diundang, saya akan datang

4. Tidak digunakan jika induk kalimat lebih dulu

Tanda koma tidak digunakan jika induk kalimat mendahului anak kalimat.
 
Contoh: Saya akan datang jika diudang

5. Sesudah ungkapan penghubung antarkalimat

Tanda koma digunakan di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat, seperti oleh karena itu, jadi, dengan demikian, dan sebagainya.
 
Contoh: Anak itu rajin. Jadi, dia berhasil meraih juara satu.

6. Sebelum dan/atau sesudah kata seru dan sapaan

Tanda koma digunakan sebelum dan/atau sesudah kata seru seperti o, ya, wah, aduh, atau hai, dan kata yang dipakai sebagai sapaan, seperti Bu, Dik, atau Nak.
 
contoh: Wah, bukan main!

7. Memisahkan petikan langsung

Tanda koma digunakan untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat.
 
Contoh: kata nenek saya, “Berbagi itu mulia.”

8. Tidak digunakan jika petikan langsung diakhiri tanda tanya (?) atau tanda seru (!)

Contoh: “Di mana kamu tinggal?” tanya Pak Lurah.

9. Memisahkan bagian alamat, tanggal, dan nama tempat/daerah

Contoh: Surabaya, 10 Mei 1960

10. Sesudah salam pembuka atau penutup surat

Tanda koma digunakan sesudah salam pembuka, seperti dengan hormat atau salam sejahtera. Serta salam penutup, seperti salam takzim atau hormat kami, dan nama jabatan penanda tangan surat.
 
Contoh: dengan hormat,

11. Antara nama orang dan singkatan gelar akademis

Tanda koma digunakan di antara nama orang dan singkatan gelar akademis yang mengikutinya untuk membedakan dari singkatan nama diri, nama keluarga, atau nama marga.
 
Contoh: B. Ratulangi, S.E.B. 

12. Sebelum angka desimal atau di antara rupiah dan sen

Tanda koma digunakan sebelum angka desimal atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka.
 
Contoh: 12,5 m atau Rp500,50

13. Mengapit keterangan tambahan atau aposisi

Contoh: Soekarno, Presiden RI, pendiri Gerakan Nonblok

14. Digunakan di belakang awal kalimat untuk menghindari salah pengertian

Contoh: dalam pengembangan bahasa Indonesia, kita dapat..
 
Nah, Sobat Medcom itulah ulasan mengenai fungsi tanda baca koma. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan