"Jadi untuk adik-adik sekalian, tidak ada rasanya 'aku harus mengerjakan atau mengerjakan dua kali ujian'," kata Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, Rahmawati, dalam acara Medcom Goes to School di SMAN 34 Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.
Nah, bagaimana skemanya? Rahmawati menjelaskan saat mengerjakan TKA, para siswa juga mengerjakan soal-soal yang sebenarnya bagian dari Asesmen Nasional.
"Misal, dari 30 sal itu ada 15 soal asesmen numerasi, bahasa Indonesia juga begitu ada soal yang mengukur literasi," ungkap dia.
Dengan begitu, para murid diharapkan tidak terbebani lewat sistem integrasi tersebut. Rahmawati menyebut karena dikerjakan dalam satu waktu, maka tidak ada beban belajar ekstra.
Terdapat perbedaan mendasar antara TKA dan AN. Yuk simak penjelasannya melansir laman kemendikdasmen.go.id:
Asesmen Nasional (AN)
AN adalah suatu evaluasi sistem dengan pelaporan pada tingkat satuan pendidikan dan daerah. AN tidak memberi laporan hasil barbasis individu murid.Tes Kompetensi Akademik (TKA)
TKA merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan instrumen asesmen terstandar, objektif, dan kredibel guna mengukur capaian akademik murid pada jenjang pendidikan dasar. Hasil TKA diharapkan dapat dimanfaatkan luas oleh satuan pendidikan, orang tua, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya.Hasil TKA dapat dimanfaatkan pada jalur prestasi akademik sebagai salah satu dasar seleksi penerimaan murid baru, khususnya pada jenjang SMP dan SMA. Ketentuan ini bertujuan menghadirkan mekanisme seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil, serta mengurangi ketergantungan pada penilaian yang beragam antar satuan pendidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News