Kepala LLDikti Wilayah III, Paristiyanti Nurwardani. DOK Kemendikbudristek
Kepala LLDikti Wilayah III, Paristiyanti Nurwardani. DOK Kemendikbudristek

Upaya LLDikti Wilayah 3 Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi Lewat MBKM

Pendidikan Pendidikan Tinggi Kampus Merdeka Merdeka Belajar Perguruan Tinggi Kemendikbudristek LLDikti Wilayah 3
Renatha Swasty • 22 April 2022 17:51
Jakarta: Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Provinsi DKI Jakarta terus mendorong transformasi pendidikan tinggi melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). LLDikti Wilayah III memfasilitasi 297 perguruan tinggi swasta (PTS), 1.878 program studi, 23.838 dosen tetap, dan 640.471 mahasiswa, serta 5 perguruan tinggi negeri (PTN) berdasarkan data PDDikti per April 2022.
 
Kepala LLDikti Wilayah III, Paristiyanti Nurwardani, menuturkan dalam rangka mencetak lulusan pendidikan tinggi yang dapat diserap optimal oleh dunia usaha dan industri, pihaknya akan terus mendorong perguruan tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah III dalam peningkatan mutu.
 
"Melalui delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi dan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),” kata Paris dalam Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) bersama Pimpinan Perguruan Tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah III bertema “Kampus Merdeka dari Jakarta untuk Indonesia” dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 April 2022.
 
Paris juga menyampaikan komitmen LLDikti Wilayah III menetapkan strategi dan inovasi layanan agar perguruan tinggi di lingkungannya dapat memperoleh akreditasi unggul. Hal itu agar dapat menginspirasi satu Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami banyak melakukan modifikasi anggaran terutama untuk kegiatan fasilitasi seperti bimbingan teknis bagi perguruan tinggi yang akreditasinya masih C, pelatihan PEKERTI untuk dosen, peningkatan kualitas jurnal, dan sebagainya dalam bentuk klinik-klinik," papar Paris.
 
Paris menuturkan pendidikan tinggi merupakan penghasil sumber daya manusia andal. Dia menyebut program-program, seperti KIP Kuliah, kolaborasi antar perguruan tinggi dan industri dapat menjadi solusi mengingat angka partisipasi kasar pendidikan tinggi masih berkisar 31 persen.
 
Dia menyebut melalui pendanaan pendidikan tinggi seperti Matching Fund dan Competitive Fund dapat menjadi asupan semangat baru bagi perguruan tinggi. Terutama dalam menghasilkan publikasi penelitian berkualitas.
 
Sementara itu, dalam hal sumber daya diharapkan perguruan tinggi dapat meningkatkan terus kualifikasi akademik dosen, kinerja Tri Dharma perguruan tinggi, kompetensi, komitmen, dan etika akademik. Selain itu, perguruan tinggi juga didorong untuk menyelesaikan akreditasi dalam penjaminan mutu secara berkelanjutan dan konsisten.
 
Baca: LLDikti Wilayah 3 Imbau Kampus di Jakarta Kembali PJJ
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif