Prof. Reini Wirahadikusumah MSCE, Ph.D., Rektor ITB Periode 2020-2025. Foto:  ITB/Dok.Humas
Prof. Reini Wirahadikusumah MSCE, Ph.D., Rektor ITB Periode 2020-2025. Foto: ITB/Dok.Humas

Reini Wirahadikusumah, Rektor Perempuan Pertama di ITB

Pendidikan Pemilihan Rektor
Muhammad Syahrul Ramadhan • 09 November 2019 13:03
Jakarta: Majelis Wali Amanat (MWA) Institut Teknologi Bandung (ITB) menetapkan Prof. Reini Wirahadikusumah MSCE, Ph.D., sebagai Rektor ITB Periode 2020-2025. Penetapan tersebut berdasarkan hasil Sidang Pemilihan dan Penetapan yang dilakukan MWA ITB di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI di Jakarta, Jumat, 8 November 2019.
 
Pada sidang yang dilakukan secara tertutup tersebut juga dihadiri oleh Mendikbud Nadiem Anwar Makarim. Ketua MWA ITB Yani Panigoro mengatakan, terpilihnya Reini sebagai rektor menjadikan sejarah tersendiri bagi ITB karena merupakan perempuan pertama yang menjadi Rektor ITB.
 
"Sidang berjalan dengan lancar dan semua sepakat bahwa yang terpilih adalah Prof. Reini Wirahadikusumah," ujar Yani Panigoro dikutip dari laman ITB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Turut hadir pada konferensi pers tersebut yaitu Prof. Jaka Sembiring, dan Prof. Kadarsah Suryadi, sebagai Calon Rektor ITB Periode 2020-2025. Sementara itu, Yani Panigoro mengatakan, ke depannya rektor terpilih akan berkolaborasi dari sisi gagasan-gagasan yang telah diberikan oleh Calon Rektor ITB untuk kemajuan ITB dan Indonesia.
 
Yani berharap, semoga dengan telah terpilihnya Reini sebagai Rektor ITB untuk lima tahun ke depan, akan membawa perubahan lebih baik bagi ITB yang akan ulang tahun ke-100 tahun. Sehingga itu menjadi tahun yang membuat ITB menjadi lebih baik lagi dan Indonesia menjadi lebih hebat.
 
"Ketiga calon sudah melalui berbagai proses baik dari panel ahli, debat publik, komunikasi secara terbuka dengan sivitas akademika ITB, dan paparan di Sidang Tertutup di MWA ITB. Semuanya sudah tahu bagaimana gagasan-gagasan dari Calon Rektor.
 
Khususnya dengan Mendikbud, para calon juga sudah melakukan wawancara khusus," ujarnya.
Sementara itu, Yani menyampaikan pesan dari Mendikbud bahwa ITB ke depan harus menyesuaikan dengan perubahan yang akan terjadi.
 
Kepada rektor terpilih, juga harus berkolaborasi supaya ITB ini menjadi lebih baik. "Rektor ITB juga harus berani mengambil keputusan, berani mengambil langkah-langkah yang tegas, dan bisa beradaptasi dengan cepat," ujar Nadiem,
 
Rektor terpilih untuk Periode 2020-2025, Reini menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas kepercayaan yang telah diberikan. Terkait inovasi yang akan dilakukan dalam menghadapi perubahan, ia mengatakan, bahwa selama ini di kepemimpinan rektor-rektor sebelumnya budaya inovasi telah berkembang di ITB.
 
Menurutnya, sebuah perguruan tinggi sangat penting memiliki budaya inovasi agar terus relevan dengan perkembangan zaman."SDM di ITB banyak dan kami siap untuk melakukan inovasi-inovasi karena budaya inovasi sudah ada di ITB," ujarnya.
 
Sebagai informasi, Prof. N. R. Reini D Wirahadikusumah adalah seorang Guru Besar pada Kelompok Keahlian Manajemen dan Rekayasa Konstruksi, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB.
 
MWA telah melaksanakan proses Pemilihan Rektor ITB sejak Agustus 2019. Pada proses tersebut, terdapat 34 pendaftar, lima dari luar kampus, dan 29 dari dalam kampus ITB. Selanjutnya ialah ditetapkan menjadi 30 nomine oleh tim panel ahli, kemudian dipilih menjadi 10 Bakal Calon Rektor. Lalu, melalui Sidang di Senat Akademik ITB ditetapkan menjadi tiga Calon Rektor ITB.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif