Proses lapor diri PPDB di SMAN 8 Jakarta, Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan.
Proses lapor diri PPDB di SMAN 8 Jakarta, Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan.

Orangtua Mengantre Sejak Pagi untuk Lapor Diri PPDB

Pendidikan Sistem Zonasi PPDB 2019
Muhammad Syahrul Ramadhan • 27 Juni 2019 11:56
Jakarta: Proses Lapor diri PPDB zonasi dimulai hari ini 27 Juni-28 Juni 2019. Calon Peserta Didik Baru (CPDB) mulai melakukan lapor diri di sekolah yang dituju sejak pagi di hari pertama.
 
Berdasarkan pantauan Medcom.id di SMAN 8, orangtua beserta siswa sudah berdatangan sejak pukul 07.20 WIB, meski lapor diri baru dibuka pukul 08.00 WIB. PPDB zonasi di SMAN yang terletak di Bukit Duri, Jakarta Selatan ini menerima 163 siswa untuk IIPA, sementara IPS 18 siswa.
 
Nilai akhir tertinggi untuk jurusan IPA di SMAN 8 tercatat 99.0 atas nama RR. Vania Andaru Reswari dari SMPN 115. Jurusan IPS nilai akhir tertinggi 98.38 atas nama Santri Ramdhani.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nampak panitia langsung mengarahkan orangtua untuk menunggu. Panitia juga menyediakan tempat duduk untuk mengantre.
 
Baca:PPDB Zonasi Ditutup, Siapkan Berkas Berikut untuk Lapor Diri
 
Dalam proses lapor diri, orangtua akan diarahkan ke loket sesuai peringkat. Tersedia tiga loket, yakni loket B untuk peringkat 1 sampai 60 jurusan IPA. Loket C untuk 61 sampai 120 jurusan IPA. Loket D bagi peringkat 121 sampai 163. Loket D juga melayani untuk jurusan IPS.
 
Bagi orangtua murid yang akan melakukan lapor diri, jangan lupa untuk membawa sejumlah berkas untuk dilakukan verifikasi, seperti Kartu Keluarga (KK), mencetak tanda bukti telah diterima PPDB, token, dan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN).
 
Calon Peserta Didik Baru yang diterima wajib melakukan lapor diri di sekolah pilihan sesuai jadwal. Bila calon siswa yang diterima tetapi tidak lapor diri pada PPDB jalur zonasi maka akan dianggap gugur. Calon siswa yang tidak melakukan lapor diri atau daftar ulang akan dialihkan mengikuti PPDB jalur nonzonasi tahap kedua.
 
Calon Peserta Didik Baru yang dinyatakan diterima harus lapor diri dengan ketentuan sebagai berikut (dikutip dari laman resmi Disdik DKI Jakarta):
 
1. Lapor diri dilakukan dengan datang langsung ke sekolah tujuan sesuai jadwal yang telah ditentukan:
 
a. Panitia sekolah menyediakan Format 1, sebagaimana tercantum dalam Lampiran Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta untuk diisi oleh Calon Peserta Didik Baru;
 
b. Format 1 tersebut diisi oleh calon peserta didik/ Orang Tua/ Wali serta ditandatangani, yang kemudian diserahkan kembali ke panitia Sekolah;
 
c. Panitia Sekolah mencocokkan data calon peserta didik yang bersangkutan dengan data yang terdapat di dalam sistem;
 
d. Untuk Calon Peserta Didik Baru yang telah berhasil diverifikasi, panitia Sekolah memberikan tanda bukti lapor diri kepada Calon Peserta Didik Baru yang bersangkutan dengan ditandatangani oleh panitia Sekolah;
 
e. Calon Peserta Didik Baru/OrangTua/Wali menyimpan bukti lapor diri;
 
f. Panitia Sekolah wajib menginput Calon Peserta Didik Baru yang tidak lapor diri ke dalam sistem daring.
 
2. Calon Peserta Didik Baru yang dinyatakan diterima seleksi PPDB Jalur Zonasi tetapi tidak lapor diri sesuai jadwal yang ditentukan, dinyatakan mengundurkan diri, dan tidak dapat mengikuti seleksi PPDB Jalur Nonzonasi Tahap Pertama, serta hanya bisa mengikuti PPDB Jalur Nonzonasi Tahap Kedua.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif