Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi (tengah kemeja putih) saat membuka Rapat Pleno Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), Medcom.id/Intan Yunelia.
Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi (tengah kemeja putih) saat membuka Rapat Pleno Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), Medcom.id/Intan Yunelia.

Pertama Kali Dikucuran Rp5 Triliun Khusus Kebudayaan

Pendidikan kebudayaan
Intan Yunelia • 13 Desember 2018 12:54
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengapresiasi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk sektor kebudayaan. Pertama kalinya dikucurkan dana abadi Rp5 triliun khusus kebudayaan.
 
“Pak Presiden sudah menjanjikan dana abadi Rp5 Triliun khusus kebudayaan,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud, Didik Suhardi saat Pembukaan Rapat Pleno Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) di Gedung A Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis, 13 Desember 2018.
 
Ia memaparkan bahwa dana ini berasal dari dana alokasi khusus. Nantinya akan dijabarkan ke dalam banyak sektor di kebudayaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Ini nanti di 2019 untuk pemeliharaan museum, pelestarian kesenian tradisional kita juga mengandalkan dana khusus melalui Dana Alokasi Khusus (DAK),” ujar Didik.
 
Baca:Karya Mural Seniman Indonesia Ramaikan Kongres Kebudayaan
 
Harapannya, dengan adanya DAK khusus kebudayaan ini pelestarian budaya Indonesia, beserta museum-museum bisa semakin baik lagi. Begitu juga penggunaannya bagi semua warga Indonesia terutama generasi milenial.
 
"Harapan kami dapat melestarikan kesenian tradisional di tengah arus teknologi yang luar biasa, anak-anak kita bisa mempertahankan jati dirinya, karakter sebagai anak indonesia, teguh tanpa harus kehilangan jati diri orang Indonesia,” pungkasnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif