Berkuliah hukum di Inggris dan Amerika semakin menambah prestise karena sistem hukum kedua negara ini telah dijadikan sebagai dasar bagi hukum negara-negara lain. Jadi, setelah lulus Sobat Medcom bisa menerapkan apa yang telah dipelajari di luar negeri.
Kuliah hukum tidak hanya menghafal teori, tapi mempelajari tentang cara menyelesaikan studi-studi kasus, sehingga seorang mahasiswa hukum akan terlatih melakukan riset, meneliti, menganalisa serta berargumentasi, dan menyampaikan alasan serta sudut pandang dengan jelas dan efektif.
Oleh karena itu, kuliah hukum butuh dedikasi besar dan komitmen jangka panjang. Butuh waktu berjam-jam untuk membaca, meneliti setiap kasus, hingga turun ke lapangan untuk riset. Daya ingat yang bagus, ketekunan, fokus, dan kejelian akan membantu mahasiswa hukum untuk mengingat berbagai detail, petunjuk, serta berpikir cepat di bawah tekanan.
Sobat Medcom yang tertarik untuk kuliah hukum di luar negeri harus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Setiap penerimaan di masing-masing universitas berbeda, namun biasanya panitia penerimaan ingin melihat kemampuan writing dan pemahaman bacaan Bahasa Inggris.
Umumnya jurusan hukum akan meminta hasil tes IELTS dengan skor yang lebih tinggi dibandingkan dengan jurusan lain. Hal ini karena panitia mau memastikan mahasiswa dapat mengikuti isi perkuliahan yang cenderung lebih kompleks.
Jangan lupa untuk selalu mengonfirmasi dengan universitas yang Sobat Medcom minati mengenai persyaratan masuk karena perbedaan antara setiap jurusan, spesialisasi, dan universitas itu pasti ada.
Pilihan penjurusan kuliah hukum di dalam dan luar negeri biasanya tidak jauh berbeda. Contoh paling umum, Public Law, Legal Studies, Legal Advice, Criminal Law, International Law, dan lain sebagainya.
Apakah Sobat Medcom semakin tertarik untuk berkuliah di jurusan ini? Kebanyakan yang memilih jurusan hukum memiliki tujuan untuk bekerja sebagai pengacara, hakim, atau penasihat. Tapi, kemampuan-kemampuan seperti berpikir cepat, tekun, dan lain-lain akan membantu lulusan hukum untuk meniti karier di luar bidangnya. (Annisa Ambarwaty)
| Baca juga: Kata Siapa Dapetin Skor Listening 8.0 di IELTS Susah? Ikutin Aja Tips Ini! |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News