Angka Bahasa Jawa 1 sampai 100 dalam Ngoko dan Krama (ilustrasi: Pexels)
Angka Bahasa Jawa 1 sampai 100 dalam Ngoko dan Krama (ilustrasi: Pexels)

Belajar Angka Bahasa Jawa 1 sampai 100 dalam Ngoko dan Krama

Muhammad Syahrul Ramadhan • 09 Januari 2026 16:10
Jakarta: Bahasa Jawa dikenal sebagai salah satu bahasa daerah yang memiliki tingkat kehalusan bahasa yang sangat kaya. Tidak hanya dalam kata kerja atau kata ganti orang, sistem bilangan atau angka dalam Bahasa Jawa juga memiliki tingkatan, yaitu Ngoko (bahasa sehari-hari/kasar) dan Krama (bahasa halus/sopan).
 
Memahami angka 1 sampai 100 dalam Bahasa Jawa sangat penting bagi siapa saja yang ingin mempelajari budaya Jawa, terutama saat berinteraksi dalam perdagangan di pasar tradisional atau saat berkomunikasi dengan orang yang lebih tua. 
 
Menariknya, angka dalam Bahasa Jawa tidak hanya sekadar terjemahan, namun memiliki filosofi dan penyebutan khusus pada angka-angka tertentu.

Bahasa Jawa Ngoko


Ngoko adalah tingkatan bahasa Jawa yang paling dasar dan bersifat informal. Bahasa ini digunakan untuk menunjukkan kedekatan atau keakraban antar pembicara. Digunakan saat berbicara dengan teman sebaya yang sudah akrab, berbicara kepada orang yang lebih muda (misalnya orang tua ke anak), atau digunakan oleh atasan kepada bawahan. 

Kalimatnya cenderung lugas, pendek, dan tidak menggunakan kata-kata penghormatan khusus. Dalam angka, Ngoko menggunakan istilah asli yang paling umum dikenal (seperti siji, loro, telu).

Bahasa Jawa Krama


Krama adalah tingkatan bahasa Jawa yang digunakan untuk menunjukkan rasa hormat, kerendahan hati, dan kesopanan terhadap lawan bicara. Digunakan saat berbicara dengan orang yang lebih tua, orang yang belum dikenal (orang asing), atau dalam situasi formal seperti pidato, acara adat, dan surat-menyurat resmi. 
 
Kosakatanya berbeda jauh dari Ngoko dan terdengar lebih lembut atau berwibawa. Dalam angka, istilahnya berubah untuk menunjukkan kehalusan (seperti setunggal, kalih, tiga). Krama sendiri sering dibagi lagi menjadi Krama Madya (halus menengah) dan Krama Inggil (halus tinggi/sangat sopan).
 
Mencerminkan bentuk penghormatan (unggah-ungguh). Penggunaan Krama menunjukkan bahwa pembicara memiliki etika dan menghargai kedudukan atau usia lawan bicaranya.

Angka 1-100 dalam Bahasa Jawa Ngoko dan Krama


Dikutip dari Kamus Bahasa Jawa-Bahasa Indonesia Kemendikbud, berikut adalah penyebutan angka 1-100 dalam Bahasa Jawa Ngoko dan Krama.
 
Bahasa Indonesia - Bahasa Jawa Ngoko - Bahasa Jawa Krama
 
Berikut adalah penulisan angka 1-100 dalam Bahasa Jawa Ngoko dan Krama.
 
1. Satu - Siji - Setunggal
 
2. Dua - Loro - Kalih
 
3. Tiga - Telu - Tiga
 
4. Empat - Papat - Sekawan
 
5. Lima - Lima - Gangsal
 
6. Enam - Enem - Enem
 
7. Tujuh - Pitu - Pitu
 
8. Delapan - Wolu - Wolu
 
9. Sembilan - Sanga - Sanga
 
10. Sepuluh - Sepuluh - Sedasa
 
11. Sebelas - Sewelas - Sewelas
 
12. Dua belas - Rolas - Kalih welas
 
13. Tiga belas - Telulas - Tiga welas
 
14. Empat belas - Patbelas - Sekawan welas
 
15. Lima belas - Limalas - Gangsal welas
 
16. Enam belas - Nembelas - Enem welas
 
17. Tujuh belas - Pitulas - Pitulas
 
18. Delapan belas - Wolulas - Wolulas
 
19. Sembilan belas - Sangalas - Sangalas
 
20. Dua puluh - Rong puluh - Kalih dasa
 
​Baca juga: 15 Contoh Peribahasa Jawa Lengkap beserta Artinya

 
21. Dua puluh satu - Selikur - Selikur
 
22. Dua puluh dua - Rolikur - Kalih likur
 
23. Dua puluh tiga - Telulikur - Tigang likur
 
24. Dua puluh empat - Patlikur - Sekawan likur
 
25. Dua puluh lima - Selawe - Selangkung
 
26. Dua puluh enam - Nemlikur - Nemlikur
 
27. Dua puluh tujuh - Pitulikur - Pitulikur
 
28. Dua puluh delapan - Wolulikur - Wolulikur
 
29. Dua puluh Sembilan - Sanga likur - Sangalikur
 
30. Tiga puluh - Telung puluh - Tigang dasa
 
31. Tiga puluh satu - Telung puluh siji - Tigang dasa setunggal
 
32. Tiga puluh dua - Telung puluh loro - Tigang dasa kalih
 
33. Tiga puluh tiga - Telung puluh telu - Tigang dasa tiga
 
34. Tiga puluh empat - Telung puluh papat - Tigang dasa sekawan
 
35. Tiga puluh lima - Telung puluh lima - Tigang dasa gangsal
 
36. Tiga puluh enam - Telung puluh enem - Tigang dasa enem
 
37. Tiga puluh tujuh - Telung puluh pitu - Tigang dasa pitu
 
38. Tiga puluh delapan - Telung puluh wolu - Tigang dasa wolu
 
39. Tiga puluh Sembilan - Telung puluh sanga - Tigang dasa sanga
 
40. Empat puluh - Patang puluh - Sekawan dasa
 
41. Empat puluh satu - Patang puluh siji - Sekawan dasa setunggal
 
42. Empat puluh dua - Patang puluh loro - Sekawan dasa kalih
 
43. Empat puluh tiga - Patang puluh telu - Sekawan dasa tiga
 
44. Empat puluh empat - Patang puluh papat - Sekawan dasa sekawan
 
45. Empat puluh lima - Patang puluh lima - Sekawan dasa gangsal
 
46. Empat puluh enam - Patang puluh enem - Sekawan dasa enem
 
47. Empat puluh tujuh - Patang puluh pitu - Sekawan dasa pitu
 
48. Empat puluh delapan - Patang puluh wolu - Sekawan dasa wolu
 
49. Empat puluh Sembilan - Patang puluh sanga - Sekawan dasa sanga
 
50. Lima puluh - Seket - Seket
 
51. Lima puluh satu - Seket siji - Seket setunggal
 
52. Lima puluh dua - Seket loro - Seket kalih
 
53. Lima puluh tiga - Seket telu - Seket tiga
 
54. Lima puluh empat - Seket papat - Seket sekawan
 
55. Lima puluh lima - Seket lima - Seket gangsal
 
56. Lima puluh enam - Seket enem - Seket enem
 
57. Lima puluh tujuh - Seket pitu - Seket pitu
 
58. Lima puluh delapan - Seket wolu - Seket wolu
 
59. Lima puluh sembilan - Seket sanga - Seket sanga
 
60. Enam puluh - Sewidak - Sewidak
 
61. Enam puluh satu - Sewidak siji - Sewidak setunggal
 
62. Enam puluh dua - Sewidak loro - Sewidak kalih
 
63. Enam puluh tiga - Sewidak telu - Sewidak tiga
 
64. Enam puluh empat - Sewidak papat - Sewidak sekawan
 
65. Enam puluh lima - Sewidak lima - Sewidak gangsal
 
66. Enam puluh enam - Sewidak enem - Sewidak enem
 
67. Enam puluh tujuh - Sewidak pitu - Sewidak pitu
 
68. Enam puluh delapan - Sewidak wolu - Sewidak wolu
 
69. Enam puluh Sembilan - Sewidak sanga - Sewidak sanga
 
70. Tujuh puluh - Pitung puluh - Pitung dasa
 
71. Tujuh puluh satu - Pitung puluh siji - Pitung dasa setunggal
 
72. Tujuh puluh dua - Pitung puluh loro - Pitung dasa kalih
 
73. Tujuh puluh tiga - Pitung puluh telu - Pitung dasa tiga
 
74. Tujuh puluh empat - Pitung puluh papat - Pitung dasa sekawan
 
75. Tujuh puluh lima - Pitung puluh lima - Pitung dasa gangsal
 
76. Tujuh puluh enam - Pitung puluh enem - Pitung dasa enem
 
77. Tujuh puluh tujuh - Pitung puluh pitu - Pitung dasa pitu
 
78. Tujuh puluh delapan - Pitung puluh wolu - Pitung dasa wolu
 
79. Tujuh puluh Sembilan - Pitung puluh sanga - Pitung dasa sanga
 
80. Delapan puluh - Wolung puluh - Wolung dasa 
 
81. Delapan puluh satu - Wolung puluh siji - Wolung dasa setunggal
 
82. Delapan puluh dua - Wolung puluh loro - Wolung dasa kalih
 
83. Delapan puluh tiga - Wolung puluh telu - Wolung dasa tiga
 
84. Delapan puluh empat - Wolung puluh papat - Wolung dasa sekawan
 
85. Delapan puluh lima - Wolung puluh lima - Wolung dasa gangsal
 
86. Delapan puluh enam - Wolung puluh enem - Wolung dasa enem
 
87. Delapan puluh tujuh - Wolung puluh pitu - Wolung dasa pitu
 
88. Delapan puluh delapan - Wolung puluh wolu - Wolung dasa wolu
 
89. Delapan puluh Sembilan - Wolung puluh sanga - Wolung dasa sanga
 
91. Sembilan puluh satu - Sangang puluh siji - Sangang dasa setunggal
 
92. Sembilan puluh dua - Sangang puluh loro - Sangang dasa kalih
 
93. Sembilan puluh tiga - Sangang puluh telu - Sangang dasa tiga
 
94. Sembilan puluh empat - Sangang puluh papat - Sangang dasa sekawan
 
95. Sembilan puluh lima - Sangang puluh lima - Sangang dasa gangsal
 
96. Sembilan puluh enam - Sangang puluh enem - Sangang dasa enem
 
97. Sembilan puluh tujuh - Sangang puluh pitu - Sangang dasa pitu
 
98. Sembilan puluh delapan - Sangang puluh wolu - Sangang dasa wolu
 
99. Sembilan puluh Sembilan - Sangang puluh sanga - Sangang dasa sanga
 
100. Seratus - Satus - Setunggal atus
 
(Fany Wirda Putri)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan