Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Nizam. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Nizam. Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Kemendikbudristek Sediakan Insentif Rp100 Juta untuk PTS yang Merger

Ilham Pratama Putra • 23 Mei 2022 12:36
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus mendorong Perguruan Tinggi Swasta (PTS) kecil melakukan merger. Kemendikbudristek bakal memberikan insentif agar PTS kecil itu melakukan merger.
 
Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Nizam, menuturkan insentif berupa bantuan fasilitas administrasi, kesekretariatan, hingga fasilitas rapat bagi PTS. Nizam menyebut insentif itu senilai Rp100 juta per PTS.
 
"Nilainya per PTS Rp100 juta. Kalau dua, tiga PTS (yang merger) bisa sampai Rp300 juta untuk mengakselerasi itu," kata Nizam di Gedung Kemendikbudristek, Senin, 23 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nizam mengungkapkan dalam beberapa tahun terakhir pihaknya telah memfasilitasi merger PTS kecil. Setidaknya sudah ada 600 PTS melakukan merger.
 
"Dalam empat sampai lima tahun terakhir ini kita terus mengakselerasi merger PTS kecil dari 600 menjadi 380 PTS," tutur Nizam. 
 
Nizam menyebut pihaknya akan terus mendorong PTS kecil untuk merger. Tahun ini, 700 PTS kecil didorong merger.
 
Dia menyebut merger PTS kecil akan membawa perbaikan pada dunia pendidikan tinggi. Dia mengatakan merger membuat PTS menjadi besar akan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
 
"Kalau PTS itu besar, maka akan lebih bisa menjaga kualitas, karena dari sisi resource akan pasti akan lebih mencukupi untuk mengembangkan mutu. Untuk itu kita mendorong PTS-PTS yang kecil yang resourcenya terbatas itu bergabung, supaya menjadi PTS besar dan menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas," tutur dia. 
 
Baca: STIA dan Apikes Merger Jadi Bandung University
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif