Suasana pascatsunami Selat Sunda, BNPB/Humas.
Suasana pascatsunami Selat Sunda, BNPB/Humas.

Kemenedikbud Kirimkan Bantuan untuk Siswa Korban Tsunami

Pendidikan Tsunami di Selat Sunda
Daviq Umar Al Faruq • 28 Desember 2018 17:06
Malang: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kini tengah mendata sekolah-sekolah yang terdampak bencana tsunami di Selat Sunda. Tsunami tersebut sebelumnya menerjang pesisir Banten dan Lampung Selatan Sabtu, 22 Desember 2018 malam.

"Ini kan kita baru identifikasi sekolah-sekolah, Kemendikbud biasanya bertanggung jawab untuk menjamin dan memastikan bahwa kegiatan proses belajar mengajar tidak akan terlalu terganggu," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy di Malang, Jumat, 28 Desember 2018.

Muhadjir menambahkan, setelah melakukan pendataan, pihaknya bakal segera mengirimkan sejumlah bantuan kepada para siswa korban bencana. Salah satunya yakni bantuan berupa alat tulis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Karena itu yang harus dilakukan Kemendikbud biasanya kemudian akan ada afirmasinya berupa pemberian bantuan-bantuan alat tulis, kemudian trauma healing (penyembuhan trauma). Kemudian bantuan untuk para guru biasanya tunjangan khusus untuk guru," ungkapnya. Mantan Rektor UMM ini menambahkan, pihaknya juga bakal berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) terkait dengan pembangunan sekolah-sekolah yang rusak akibat tsunami.

"Kami akan bangun tenda untuk kelas darurat kemudian ada ruang kelas darurat sementara. Kemudian baru diambil alih oleh PUPR berupa sekolah darurat kemudian sekolah permanen," ujarnya.

Baca: Siswa Terdampak Bencana Disiapkan UN Khusus

Sebelumnya diberitakan, tsunami di Selat Sunda menerjang pesisir Banten dan Lampung Selatan Sabtu, 22 Desember 2018 malam. Hingga Rabu, 26 Desember 2018, tercatat 430 orang meninggal dunia, 1.495 orang luka-luka.

Sebanyak 159 orang masih dinyatakan hilang serta 21.991 orang terpaksa mengungsi akibat bencana ini. Keseluruhan korban berasal dari lima kabupaten terdampak bencana, yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran.

Korban di Kabupaten Pandeglang tercatat paling banyak. Total ada 290 orang meninggal dunia, 1.143 luka-luka, 77 orang hilang, dan 17.477 mengungsi.

Selain korban jiwa, bencana ini juga mengakibatkan kerugian materi meliputi dampak kerusakan meliputi 924 unit rumah, 73 penginapan yakni hotel dan vila, 60 warung, 434 perahu dan kapal, satu dermaga serta satu shelter. Sebanyak 24 kendaraan roda empat dan 41 kendaraan roda dua juga mengalami kerusakan.



(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi