Festival STEAM SMPK PENABUR Jakarta
Festival STEAM SMPK PENABUR Jakarta

Asah Kemampuan Problem Solving Siswa, SMPK Penabur Jakarta Gelar Festival STEAM

Muhammad Syahrul Ramadhan • 12 Oktober 2026 20:21
Ringkasnya gini..
  • Penerapan metode pembelajaran berbasis STEAM di sekolah dinilai sangat penting untuk membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21.
  • Selain memamerkan hasil karya di booth, para siswa juga memiliki sesi presentasi di panggung yang tersedia.
  • Festival STEAM, merupakan rangkaian kegiatan dari Penabur STEAM Sport Festival yang diadakan oleh BPK Penabur.
Jakarta: SMPK Penabur Jakarta kembali membuktikan komitmennya secara konsisten dalam menggali dan mengembangkan kompetensi siswa di bidang STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Komitmen nyata ini tidak hanya diwujudkan melalui penerapan pembelajaran STEAM di dalam kelas, tetapi juga dengan memamerkan hasil karya inovatif siswa kepada publik.

Melatih Kemampuan Problem Solving dan Berpikir Kritis

Penerapan metode pembelajaran berbasis STEAM di sekolah dinilai sangat penting untuk membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21. Kepala Jenjang SMPK Penabur Jakarta, Ferry Marwanti, menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus untuk membentuk karakter siswa yang solutif dan inovatif.

“Kami menerapkan STEAM di sekolah dengan tujuan melatih siswa agar dapat berpikir kritis, mampu memecahkan masalah (problem solving), berkolaborasi, serta meningkatkan kemampuan berkomunikasi. Pendekatan ini sekaligus mempertajam literasi digital yang mereka miliki,” ujar Ferry.

Ia juga menekankan bahwa praktik langsung di lapangan sangat penting bagi perkembangan mental dan kognitif anak. “Jadi, para siswa terlatih untuk menciptakan sesuatu dan menyelesaikan masalah, bukan menjadi pembuat masalah,” tambahnya.

Hasil karya STEAM siswa yang ada di 15 SMPK Penabur Jakarta kembali di seleksi oleh
masing-masing sekolah dan yang terbaik, dipamerkan di festival STEAM SMPK PENABUR
Jakarta yang digelar di Central Park Mall 2, Jakarta Barat pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

“Ini merupakan karya siswa sejak belajar STEAM dari kelas tujuh. Sebenarnya antusiasme
siswa ikut dalam festival sangat besar, tetapi kami pilih 1 sekolah hanya bisa mengajak 2 tim, jadi total 80 siswa terbaik yang dapat memamerkan hasil karya,” ungkap Ferry.

Selain memamerkan hasil karya di booth, para siswa juga memiliki sesi presentasi di panggung yang tersedia.

“Kenapa diadakan di mal, karena kalau di sekolah yang lihat terbatas, tetapi kalau disini ada
pengunjung yang datang, mereka bisa langsung mampir dan bertanya kepada siswa. Jika
tertarik, dapat langsung memberikan stiker sebagai reward.” tutur Ferry.

Melvyn Sean Gavin, Keyla Gabriel Arabella, dan Josie Priscilla Lie, tim STEAM asal SMPK
Penabur Gading Serpong turut berpartisipasi dalam kegiatan. Mereka mengangkat isu
agrikultur dan membuat “Agribot”.

“Latar belakang kami membuat robot ini, karena 8,3% berdasarkan survei yang ada petani
mengalami berbagai keluhan penyakit. Jadi, kami membuat robot ini untuk mengatasi hal tersebut,” ungkap Melvyn.

“Robot ini dapat membantu petani menanam benih, dengan membuat lubang, meletakkan
benih, menutup kembali, hingga menyiram benih,” jelas Keyla.

“Sebenarnya kami membuat robot ini hanya sekedar eksperimental di sekolah, bagian dari hasil pembelajaran STEAM kami di sekolah, untuk seru-seruan saja. Jadi, ketika terpilih untuk tampil di festival ini, kami mengembangkan robotnya kembali jadi lebih bagus. Tujuannya untuk membantu petani yang bekerja setiap hari,” jelas Josie.

“Lewat festival ini, selain memperkenalkan pembelajaran di Penaburterkhususnya jenjang
SMP kepada orang banyak, ajang ini sekaligus menjadi wadah untuk mengaktualisasikan
potensi setiap siswa, dari apa yang mereka telah pelajari selama di SMP.” tutur Ferry.
 
Selain STEAM, SMPK PenaburJakarta juga menggelar mini pentas seni dengan melibatkan 134 siswa. Festival STEAM, merupakan rangkaian kegiatan dari Penabur STEAM Sport Festival yang diadakan oleh BPK Penabur Jakarta dari 6-11 Oktober 2026. Meliputi kegiatan pembelajaran di kelas pindah ke mal, mulai dari pelajaran Bahasa Indonesia, Seni Tari, Seni Rupa, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, Hasta Karya, Coding & Robotic, Informatika, Biologi, Teater, Dance, Olahraga, hingga 6 Zona pembelajaran jenjang TK.

Ada juga podcast pendidikan dan pada Minggu, 11 Oktober 2026, hadir pula para peraih Gold Medal di PenaburInternational Choir Festival (PICF) 2026 yang tampil memukau dan menarik perhatian pengunjung mal.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan