Rektor IPB Alim Setiawan Slamet. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Rektor IPB Alim Setiawan Slamet. Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Rektor IPB Ungkap Kementan Borong Benih Padi 9G Senilai Rp250 Miliar

Ilham Pratama Putra • 10 April 2026 17:03
Ringkasnya gini..
  • Langkah tersebut merupakan upaya pemerintah mengantisipasi ancaman krisis pangan.
  • IPB 9G merupakan salah satu benih padi unggul dari IPB.
  • Inovasi ini diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan nasional.
Jakarta: Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet mengungkapkan pihaknya baru saja melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, terkait antisipasi ancaman krisis pangan. Alim mengatakan Kementan akan membeli benih padi milik IPB bernama IPB 9G. 
 
"Tadi Pak Menteri dari Kementan ya akan memborong sekitar Rp250 miliar benih dari IPB," beber Alim di Jakarta, Kamis, 9 April 2026.
 
Alim menyebut langkah tersebut merupakan upaya pemerintah mengantisipasi ancaman krisis pangan. Terlebih, konfilik di Timur Tengah masih terus berlangsung.

Dia menyebut IPB 9G merupakan salah satu benih padi unggul dari IPB. Varietas tersebut diklaim memiliki produktivitas yang tinggi.
 
"Salah satu varietas unggulan adalah IPB 9G. Benih padi ini memiliki potensi produksi yang tinggi. IPB 9G punya potensi produksi sekitar 10–11 ton per hektare," beber dia.
 
Inovasi ini diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan nasional. Melansir laman ipb.ac.id, varietas IPB 9G ditemukan oleh inovator IPB, Dr. Hajrial Aswidinnoor. 
 
Inovasi ini membawa era baru dalam pertanian ‘cerdas-iklim’ dengan inovasi benih yang adaptif di tanah masam, tahan hama penyakit serta kebutuhan pupuk dan air yang lebih efisien. Produktivitas tanaman padi ini bisa mencapai maksimal 11 ton gabah kering panen (GKP) per hektare. 
 
Varietas ini juga ditanam di Purwakarta dan berhasil mencapai produktivitas 10,7 ton GKP per hektare. Hasil uji coba penanaman IPB 9G yang merupakan varietas benih cerdas iklim ini dapat menghemat kebutuhan air hingga 10-20 persen. 
 
Dari sisi penggunaan pupuk, IPB 9G juga lebih efisien 25 persen dari varietas umum lainnya. Dengan demikian, efisiensi penggunaan pupuk kimia dapat meminimalisasi dampak lingkungan dari pertanian padi.  
 
Penggunaan IPB 9G juga dapat menghemat biaya tanam, tahan hama penyakit, dan dapat meningkatkan pendapatan.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan