Pendaftaran. Foto: MTVN Khairunnisa Putri M
Pendaftaran. Foto: MTVN Khairunnisa Putri M

Jurusan dan Syarat Daftar STPN, Simak Disini Lengkapnya!

Renatha Swasty • 17 November 2025 21:03
Jakarta: Siswa kelas 12 SMA/SMK yang memasuki akhir tahun pelajaran dihadapkan pada pilihan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Selain universitas umum, sekolah kedinasan menjadi alternatif strategis bagi yang ingin menyiapkan karier sejak dini di sektor publik.
 
Salah satu opsi menarik adalah Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN). Ini adalah perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
 
STPN membuka peluang bagi siswa yang tertarik mendalami bidang pertanahan dan tata ruang, dengan program pendidikan vokasi yang dipadukan pelatihan teknis. Sehingga, lulusannya siap berkontribusi di sektor publik maupun swasta.

Dengan posisi strategis di Kabupaten Sleman, Yogyakarta kampus ini menawarkan dua program studi, yakni Diploma IV Pertanahan serta Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral (PPK), yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional di bidang agraria.
 
Buat kamu yang tertarik, berikut informasinya:

Syarat daftar STPN

  1. Warga negara Republik Indonesia
  2. Lulusan SMA/SMK jurusan IPA/IPS atau jurusan yang relevan dengan geomatika, pertambangan, komputer, dan bidang linear agraria/pertanahan
  3. Jalur afirmasi tersedia bagi lulusan D-I PPK dengan persyaratan khusus
  4. Usia maksimal: 23 tahun per 31 Agustus 2025 untuk jalur umum, dan 25 tahun untuk jalur afirmasi
  5. Sehat jasmani dan rohani, serta bebas dari narkoba
  6. Tidak bertato atau bertindik, kecuali karena ketentuan agama atau adat
  7. Belum menikah dan bersedia mempertahankan status lajang hingga semester 5
  8. Biaya pendaftaran: Rp 175.000, dibayarkan melalui Virtual Account BRI

Setelah melakukan proses pendaftaran hingga terverifikasi, peserta juga harus melewati beberapa proses seleksi hingga akhirnya dinyatakan diterima di STPN. Berikut tahapan-tahapan seleksi yang perlu dilalui:

Tahapan seleksi

  1. Verifikasi administrasi
  2. Ujian berbasis komputer (CBT)
  3. Tes kesehatan dan kesamaptaan.
Menariknya, meski STPN merupakan perguruan tinggi kedinasan, lulusannya tidak otomatis menjadi ASN atau CPNS. Namun, lulusan memiliki peluang mengikuti seleksi CPNS atau PPPK di Kementerian ATR/BPN, bekerja di kantor jasa surveyor berlisensi, atau membuka praktik jasa pertanahan sendiri.
 
Dengan kombinasi pendidikan vokasi, pelatihan teknis, dan prospek karier yang jelas, STPN diharapkan menjadi pilihan strategis bagi siswa yang ingin berkontribusi di bidang pertanahan dan tata ruang nasional. (Sultan Rafly Dharmawan)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan