PPDB Online, Terhindar dari Fenomena "Siswa Titipan" Pejabat

Citra Larasati 19 Juni 2018 15:21 WIB
PPDB 2018
PPDB Online, Terhindar dari Fenomena Siswa Titipan Pejabat
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Balikpapan, Muhaimin, Medcom.id.
Jakarta:  Penggunaan nilai Ujian Nasional (UN) sebagai alat seleksi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2018 juga dilakukan di kota Balikpapan, Kalimantan Timur.  Balikpapan juga telah menggunakan PPDB dalam jaringan (daring) atauonline, sehingga dapat terhindar dari fenomena "siswa titipan" oknum pejabat daerah yang sering terjadi di musim PPDB.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Balikpapan, Muhaimin mengatakan proses PPDB 2018 di Balikpapan akan dibuka mulai 2 - 11 Juli 2018 mendatang.  Penerimaan peserta didik baru di Balikpapan juga telah 100 persen berbasis dalam jaringan (daring) atau online.  Menurut Muhaimin, banyak keuntungan yang didapat sekolah dengan menerapkan sistem online.


PPDB online dinilai Muhaimin cukup ampuh bagi kepala sekolah untuk mengelak dari potensi terjadinya fenomena "siswa titipan" pejabat daerah yang biasanya terjadi di musim PPDB seperti sekarang ini.  Di sejumlah daerah, pihak sekolah sering kali tidak kuasa menolak keberadaan "siswa titipan" yang biasanya anak atau putra putri kerabat dari oknum pejabat di daerah setempat.

Ketidakkuasaan menolak ini berdampak pada membengkaknya jumlah siswa dalam rombongan belajar di kelas.  "Mudah-mudahan Balikpapan aman (dari titipan pejabat).  Karena dengan sistem online juknisnya sudah jelas, jadi bagaimana mau nitip kalau sudah begitu," tegas Muhaimin, saat dihubungi Medcom.id, di Jakarta, Selasa, 19 Juni 2018.

Baca : Kepsek Harus Berani Tolak Siswa Titipan Pejabat
 
Muhaimin juga menambahkan, PPDB di Balikpapan akan menggunakan nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sebagai dasar seleksi setelah memperhitungkan syarat zonasi.  Langkah ini ditempuh untuk mengantisipasi membludaknya jumlah pendaftar pada sekolah tertentu, mengingat ada keterbatasan pada daya tampung setiap sekolah.

"Prioritas kami tetap pakai zonasi, berikutnya nilai UNBK jadi dasar seleksi. Kami pakai UNBK, karena Balikpapan sudah 100 % UNBK," kata Muhaimin.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 14 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), atau Bentuk Lainnya yang Sederajat.



(CEU)