Ilustrasi gerbang sekolah. Foto: Medcom/Citra Larasati
Ilustrasi gerbang sekolah. Foto: Medcom/Citra Larasati

Jangan Asal Tulis Nama di Tas Anak! Awas Modus Penculikan Baru

Citra Larasati • 06 Oktober 2026 12:48
Ringkasnya gini..
  • Modus penculikan anak dengan mengintip nama di tas viral. Orang tua dan sekolah wajib tingkatkan kewaspadaan.
  • Ajarkan anak body safety dan privasi sejak dini. Ingatkan agar tak mudah percaya orang yang sekadar tahu nama mereka.
  • Pakar IPB sarankan edukasi lewat simulasi agar anak berani menolak ajakan orang asing dan melapor ke guru di sekolah.
Jakarta: Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan dugaan modus penculikan anak di sekitar gerbang sekolah. Modusnya, pelaku sengaja mengintip nama target yang tertera di tas atau buku, lalu berpura-pura mengenali si kecil untuk menjemputnya.

Menyikapi fenomena ini, kewaspadaan esktra mutlak diperlukan. Meski begitu, masyarakat juga diimbau untuk tidak gampang membagikan informasi yang belum terverifikasi alias hoaks.

Kepala Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) IPB University, Dr. Yulina Eva Riany, menyoroti bahwa gerbang sekolah adalah 'zona kritis' dalam rantai perlindungan anak. Area ini menjadi melting pot atau titik kumpul bertemunya anak, orang tua, penjemput, hingga orang tak dikenal, terutama saat jam pulang sekolah.

Pengawasan Berlapis di Lingkungan Sekolah

Kolaborasi antara orang tua dan pihak sekolah sangat penting untuk membangun sistem keamanan berlapis. Caranya bisa dimulai dengan memperketat Standar Operasional Prosedur (SOP) penjemputan.

Pastikan setiap perubahan jadwal atau siapa yang menjemput dikonfirmasi kebenarannya, serta sediakan safe zone (area aman) bagi anak yang belum dijemput. Kalau ada gerak-gerik orang asing yang mencurigakan, sekolah harus sigap mencatat, mengabari orang tua, dan tak ragu melapor ke pihak berwajib jika ada indikasi ancaman bahaya.
 
Sekolah madrasah ilus - DOK Ditjen Pendis(1)
Ilustrasi/Kemenag
 

Bekali Pemahaman Body Safety dan Privasi

Selain sistem dari sekolah, anak juga harus punya 'tameng' sendiri. Orang tua wajib mengedukasi anak soal batasan aman (body safety) dan privasi sedini mungkin. Beri pemahaman tegas,  seseorang yang tahu nama mereka belum tentu orang baik atau utusan keluarga yang diizinkan menjemput.

Anak-anak harus tahu data pribadi apa saja yang pantang diumbar, seperti nama lengkap, alamat, nama orang tua, nomor telepon, hingga rute dan jadwal pulang sekolah. "Edukasi tersebut dapat dilakukan melalui simulasi atau bermain peran agar anak terbiasa menghadapi situasi ketika seseorang yang tidak dikenal menanyakan informasi pribadi," jelasnya.

Namun, Yulina mewanti-wanti agar edukasi ini tidak lantas membuat anak paranoid terhadap semua orang asing. Fokusnya adalah melatih insting mereka untuk mengenali situasi atau perilaku tidak aman, bukan sekadar menilai dari penampilan fisik.

"Anak boleh menolak ajakan, hadiah, atau permintaan untuk pergi bersama seseorang tanpa izin orang tua atau guru, sekalipun orang tersebut terlihat ramah atau mengaku mengenal keluarga," ucap Yulina.
 

Latih Skill Melindungi Diri

Skill bertahan hidup lainnya yang tak kalah krusial adalah keberanian anak untuk berkata "Tidak!", menjaga jarak aman, dan tahu ke mana harus mencari pertolongan. Ajarkan mereka untuk lari ke figur yang aman seperti guru, satpam, atau petugas sekolah.

"Anak tidak perlu memastikan lebih dulu apakah seseorang berniat buruk. Jika ada ajakan pergi, perubahan rencana penjemputan, permintaan merahasiakan sesuatu dari orang tua, atau tindakan yang membuatnya tidak nyaman, anak boleh langsung kembali ke guru atau petugas sekolah," jelasnya.

Di sisi lain, orang tua harus bisa menjadi 'tempat curhat' yang aman dan tanpa judgment. Dengan komunikasi yang terbuka, anak tidak akan ragu bercerita jika mengalami hal janggal. Lewat edukasi konsisten dan pengawasan bersama, anak akan tumbuh dengan insting perlindungan diri yang kuat.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan