Raelene Pramana, siswi dan musisi muda diaspora Indonesia, tampil di panggung Concertgebouw Amsterdam, Amsterdam, Belanda (Foto: Dok. Keluarga Pramana)
Raelene Pramana, siswi dan musisi muda diaspora Indonesia, tampil di panggung Concertgebouw Amsterdam, Amsterdam, Belanda (Foto: Dok. Keluarga Pramana)

Bikin Bangga! Musisi Muda Diaspora Raelene dan Reo Toreh Prestasi di Panggung Eropa

Muhammad Syahrul Ramadhan • 21 Februari 2026 16:16
Ringkasnya gini..
  • Raelene berhasil meraih Juara Pertama kategori Iordens A dalam ajang Nederland Vioolconcours.
  • Reo Pramana juga menorehkan jejak emas sebagai komposer dan pianis.
  • Orang tua mereka, Rosa Siburian, selalu menanamkan nilai-nilai kebangsaan.
Jakarta: Nama Indonesia kembali bersinar di kancah internasional berkat prestasi gemilang kakak-beradik diaspora, Raelene Pramana, 11 tahun dan Reo Pramana, 15 tahun. Di usia yang masih sangat belia, keduanya telah berhasil menaklukkan panggung-panggung musik klasik bergengsi di Eropa, membuktikan bahwa bakat muda Indonesia mampu bersaing di level dunia.
 
Raelene, yang kini duduk di bangku kelas 2 SMP, telah memulai perjalanan musiknya sejak usia lima tahun di Royal Conservatoire The Hague. Saat ini, ia berada di bawah bimbingan maestro biola dunia, Ilya Grubert, di Academie Muzikaal Talent.
 
Prestasi Raelene di tahun 2026 ini sangat luar biasa, di mana ia berhasil meraih Juara Pertama kategori Iordens A dalam ajang Nederland Vioolconcours. Sebelumnya, ia juga menyabet juara ketiga dalam kompetisi internasional di Düsseldorf, Jerman. 

Raelene juga sering muncul di televisi nasional dan pernah tampil langsung di hadapan anggota keluarga kerajaan Belanda, termasuk Ratu Máxima dan Pangeran Constantijn.
 
Tak kalah dari sang adik, Reo Pramana juga menorehkan jejak emas sebagai komposer dan pianis. Saat ini, Reo menempuh pendidikan di Conservatorium van Amsterdam. Ia dikenal sebagai komposer muda yang produktif dan telah memenangkan berbagai penghargaan bergengsi seperti Gaudeamus Prijs 2024 dan Prinses Christina Compositie Concours 2024.
 
Karya-karya ciptaan Reo telah dipentaskan di berbagai negara Eropa. Ia bahkan sempat mendalami ilmu komposisi di sekolah seni ternama dunia, Juilliard School di New York. Bagi Reo, musik adalah alat diplomasi budaya. 
 
 
Meskipun sudah terbiasa tampil di gedung konser megah seperti Concertgebouw Amsterdam, keduanya tidak pernah lupa pada akar budaya mereka. Pada tahun 2023 lalu, Raelene dan Reo berkesempatan tampil di Istana Negara dalam peringatan HUT ke-78 RI, membawakan lagu-lagu nasional di hadapan tamu kenegaraan.
 
Di balik prestasi mentereng tersebut, orang tua mereka, Rosa Siburian, selalu menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Baginya, pendidikan di Eropa memang memberikan peluang besar, namun karakter dan rasa cinta pada Tanah Air tetap menjadi pegangan utama di rumah.
 
Kisah Raelene dan Reo Pramana menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, dedikasi, dan identitas kebangsaan bisa berjalan beriringan untuk mencapai puncak prestasi. Dari Den Haag, mereka mengirimkan pesan kuat bagi seluruh anak muda Indonesia bahwa batasan geografis bukanlah penghalang untuk mengharumkan nama bangsa di panggung dunia.
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan